Berita

ilustrasi/ist

Rusia Berencana Dirikan Markas Militer di Bulan

SABTU, 21 JANUARI 2012 | 17:05 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Rusia berencana membuat markas militer secara permanen di bulan. Badan antariksa Rusia Roskosmos tengah membahas rencana ini dengan Eropa dan Amerika Serikat.

Kepala Roskosmos Vladimir Popovkin mengatakan bahwa Rusia telah memiliki pengetahuan yang cukup untuk dapat hidup di Bulan. Rusia, lanjut Popovkin, sebelumnya telah berhasil menemukan sumber air di Bulan dan hal ini adalah faktor penting yang mendukung keberlangsungan hidup manusia.

"Kami tak ingin manusia hanya bisa menginjakkan kaki di bulan. Kini kita sudah punya cukup pengetahuan, kita tahu di sana ada air dan kini kami sedang membicarakan cara memulai penjelajahan ini dengan NASA dan European Space Agency," ujar Popovkin sebagaimana dilansir United Press International (Sabtu, 21/1).


Rusia memiliki rencana untuk mengirim dua misi tak berawak ke bulan untuk melengkapi data mereka. Dua misi tersebut adalah misi Luna Glob dan Luna Resource yang akan diorbitkan pada 2020 nanti.

Rencana Rusia untuk menjadikan bulan sebagai markas sebenarnya telah tercetus sejak era perang dingin dan telah menjadi perhatian ilmuwan Rusia dan AS sejak tahun 1950.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya