ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengumumkan adanya peluang semakin memburuknya tragedi kemanusiaan di Sudan Selatan. Selain belum selesainya pertikaian antara Sudan Selatan dengan Sudan, hal ini juga disebabkan adanya konflik antar suku di negara yang baru merdeka tersebut. PBB memperkirakan, sedikitnya ada 120 ribu orang di Sudan Selatan yang saat ini sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.
"Sekjen Ban (Ban Ki Moon) sangat prihatin atas ketegangan yang berlanjut di sepanjang perbatasan Sudan dan Sudan Selatan, termasuk krisis minyak belakangan ini," kata Jurubicara PBB Martin Nesirky sebagaimana dikutip BBC (Sabtu, 21/1).
Konflik antar suku di Sudan Selatan bermula saat terjadi serangkaian perampokan ternak di Negara Bagian Jonglei yang kemudian memicu perang antara suku Lou Nouer dan Murle pada bulan lalu. Hal inilah yang mengakibatkan puluhan orang tewas dan puluhan ribu mengungsi.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 10:20
Selasa, 28 April 2026 | 10:13
Selasa, 28 April 2026 | 10:09
Selasa, 28 April 2026 | 10:00
Selasa, 28 April 2026 | 09:56
Selasa, 28 April 2026 | 09:53
Selasa, 28 April 2026 | 09:51
Selasa, 28 April 2026 | 09:48
Selasa, 28 April 2026 | 09:39
Selasa, 28 April 2026 | 09:27