Berita

Li Na

Olahraga

Keok, Li Na Dicaci Para Pendukungnya

Jelang Australia Terbuka 2012
MINGGU, 15 JANUARI 2012 | 08:05 WIB

RMOL.Menang disanjung, kalah di­caci. Pengalaman manis dan pa­hit itu sudah seperti menjadi ba­gian dari seorang atlet.

Kini pengalaman pahit itu menghinggapi petenis terbaik China, Li Na yang baru saja menelan ke­ka­lahan dari petenis Belarusia, Vic­toria Azarenka 6-2, 1-6, dan 6-3 di final Sydney Interna­­­sional 2012. Li Na dicacimaki su­porter yang datang ke tur­­na­men untuk mendukungnya.

Tampil sebagai juara ber­­tahan, Li Na diduku­ng­an banyak supor­ter. Mak­lum saja, banyak war­ga ke­turu­nan Cina di Aus­tra­lia, baik dari China daratan maupun dari Si­ngapura, dan Taiwan yang belajar di ‘Ne­geri Kanguru’ tersebut.

Sayang, dukungan pa­ra supor­ter seakan sia-sia, karena Li Na tam­­pil di ba­wah per­forma ter­baik­nya dan ga­gal mem­perta­han­­kan gelar juara. Me­li­hat ido­lanya kalah, para fans Li Na me­reka malah meny­orakinya.

Namun, sorakan yang disertai cacimaki tersebut tidak mempe­ngaruhi mental juara Grand Slam Prancis Terbuka 2011 itu. “Mung­kin mereka (suporter) pi­kir saya bodoh jadi mereka me­latih saya (dengan sorakan). Te­tapi, saya lebih suka menyatakan bahwa saya tidaklah bodoh,” ujar Li Na seperti dilansir Eurosport.

Li Na juga mengatakan, jika di­rinya bisa memainkan tenis de­ngan baik, maka para sponsor bisa bersikap tenang di lapangan. “Saya mampu memainkan per­mainan tenis yang sangat bagus. Saya pikir bila mereka ingin me­lihat permainan yang baik, me­reka harus mengerti untuk tidak berteriak,” ujar Li Na.

“Ini sesuatu yang tidak bisa sa­ya ubah. Saya tidak perlu men­de­ngarkan apa yang mereka ka­takan. Saya harus berfokus de­ngan permainan saya,” tambah petenis peringkat lima dunia ini.

Di Grand Slam Australia Ter­buka 2012 yang di mulai Senin (16/1), mendatang, petenis ber­usia 29 tahun ini berjanji akan tam­pil lebih baik. Bahan, dia me­nargetkan gelar juara. “Tidak ada yang harus saya khawatirkan. Saya mencapai final tahun lalu di Melbourne jadi saya pikir se­harusnya (keadaan) baik-baik,” pungkasnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya