RMOL. Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin dengan serius menanggapi sistem pertahanan misil Eropa yang digagas oleh Amerika Serikat. Ini dilakukan karena ada indikasi bahwa misil tersebut diarahkan juga ke Rusia.
Sebelumnya gagasan Amerika Serikat untuk menciptakan sistem pertahanan misil di wilayah Eropa telah disepakati oleh negara-negara NATO. Pertahanan misil di wilayah Eropa ini ditujukan untuk menangkal ancaman misil Iran. Namun menurut Rogozin ada kecenderungan misil-misil tersebut diarahkan ke fasilitas nuklir Rusia.
Kekhawatiran Rogozin ini cukup beralasan karena sebelumnya AS menolak untuk memberikan jaminan lewat sebuah perjanjian, bahwasanya misil-misil itu tidak ditujukan ke Rusia.
"Bila seorang arsitek hendak membangun rumah, dia harus menentukan di mana rumah itu dibangun dan tidak mengganggu wilayah tetangganya. AS dan sekutunya harus memberi jaminan ke Rusia bahwa misil-misil Eropa tidak akan mengganggu Rusia," ujar Rogozin, sebagaimana dilansir
Russia Today, (Sabtu, 14/1).
Rogozin mengatakan, bila Moskow sudah diabaikan dan sistem pertahanan misil itu sudah mengelilingi Eropa, Rusia akan melakukan tindakan apa saja guna meningkatkan kapabilitas pertahanannya.
"Rusia akan memberikan respons terkait penempatan misil-misil Eropa yang membahayakan keamanan nasional kami," tambahnya.
[arp]