Berita

ilustrasi/ist

Publika

Tangkal Terorisme dengan OYK

RABU, 11 JANUARI 2012 | 21:42 WIB

SETELAH hari Natal dan tahun baru usai, dimungkinkan banyak penduduk mulai hijrah dari kampung halamannya ke kota besar, terutama Jakarta, untuk mengadu nasib dan mengais rejeki. Perpindahan penduduk dari daerah ke kota inilah yang kadang membuat masalah.

Banyak orang mengakui bahwa kasus urbanisasi banyak mendatangkan masalahnya daripada manfaatnya, terutama masalah kriminalitas bahkan terorisme yang hingga kini masih menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat luas.

Salah satu filter untuk meminimalisir permasalahan tersebut, perlu digalakkan Operasi Yustisi Kependudukan (OYK). Operasi itu tidak hanya bertujuan untuk menertibkan
penduduk yang datang ke kota besar seperti Jakarta, tetapi juga guna mencegah kemungkinan terjadinya terorisme.

penduduk yang datang ke kota besar seperti Jakarta, tetapi juga guna mencegah kemungkinan terjadinya terorisme.

Dengan demikian, kita bisa melihat dan mengetahui secara detail siapa yang masuk kampung. Kalau memang bertujuan baik, pasti yang bersangkutan bakal melaporkan ke RT setempat, namun jika tidak baik dia tidak akan melaporkan ke RT. Ini semua bisa mencegah terjadinya kejadian terorisme.

Sementara itu, operasi yustisi kependudukan yang digelar secara serentak di seluruh wilayah di DKI Jakarta tentunya dapat mencegah kejadian tersebut. Oleh karena itu, operasi tersebut dapat bermanfaat ganda, yaitu penertiban untuk mencegah aksi
kriminalitas dan sekaligus tindak terorisme.

Linda Surachman, S.H.
Tinggal di Taman Cilandak, Lebak Bulus, Jakarta Selatan
Email: linda_surachman@yahoo.com

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya