Berita

Valina Singka Subekti

Apakah Ramlan Surbakti dan Valina Singka Pernah Akui Gagal Jadi Anggota KPU

RABU, 11 JANUARI 2012 | 13:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dari 106 orang pendaftar menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum yang lolos administrasi, hampir semuanya pernah menjadi anggota KPU, KPUD, Bawaslu, dan Panwaslu. Tim Seleksi (Timsel) Calon anggota KPU tampaknya lebih mementingkan pengalaman calon.

Pengamat politik Saleh P. Daulay mengungkapkan kalau pengalaman yang menjadi ukuran utama Timsel meloloskan pendaftar, berarti sejak awal Timsel ini dibentuk sudah tidak bermutu. Sebab, dari 11 orang Timsel, hanya dua orang yang punya pengalaman dalam menyelenggarakan Pemilu. Yaitu, Ramlan Surbakti dan Valina Singka Subekti, anggota KPU 2002-2007.

"Dan itupun, yang dua orang itu, Valina dan Ramlan, adalah (orang) yang gagal melamar jadi anggota KPU pada periode lalu," ungkap Saleh kepada Rakyat Merdeka Online siang ini (Rabu, 11/1).


Saleh mengingatkan, mereka yang pernah duduk di KPU, KPUD, Bawaslu, dan Panwas tidak ada jaminan mampu menyelenggarakan pemilu dengan baik. Dalam konteks itulah Saleh mempertanyakan dua mantan anggota KPU yang saat ini duduk di Timsel KPU, yaitu Ramlan Surbakti dan Valina Sinka.

"Lebih dari itu, bukankah Ramlan Surbakti dan Valina Singka, dulu ketika pertama jadi anggota KPU, juga tidak pernah punya pengalaman? Apakah mereka mengakui bahwa mereka gagal selama jadi anggota KPU sehingga sekarang menetapkan persyaratan harus pernah punya pengalaman," tekan Saleh.

Kesebelas anggota KPU itu adalah: Gamawan Fauzi Amir Syamsuddin, A. Tanribali L, Prof. Dr. Azyumardi Azra, Saldi Isra, Anis Baswedan Pratikno, Ramlan Surbakti,  Valina Singka Subekti, R. Siti Zuhro, dan Imam Prasodjo. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya