Berita

ist

Prabowo Masih Berpikir Positif kepada Kelompok yang Ingin Gelar Kongres Lanjutan

SELASA, 10 JANUARI 2012 | 22:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Organisasi kepemudaan (OKP) yang berhimpun di Komite Nasional Pemuda Indonesia diminta berpikir lebih jernih dengan mendahulukan kepentingan yang lebih besar terhadap persatuan dan kemajuan pemuda Indonesia.

Sekjen DPP KNPI Bintang Prabowo mengungkapkan hal tersebut menanggapi ketidakpuasan beberapa OKP atas hasil Kongres Pemuda Indonesia XIV/ KNPI yang digelar 24-28 Oktober lalu yang kemudian mengancam akan melaksanakan Kongres lanjutan serta ancaman Barisan Muda Penegak Amanat Nasional yang akan menarik kadernya dari jajaran pengurus DPP KNPI.

"Saya yakin semua sahabat-sahabat OKP masih memiliki komitmen untuk bersama-sama menjaga persatuan pemuda Indonesia," katanya kepada Rakyat Merdeka Online petang tadi (Selasa, 10/1).


"Kami sangat terbuka untuk melakukan komunikasi di tengah dinamika ini dan itu sudah mulai kita lakukan. Semoga hasilnya membawa kemaslahatan
untuk semuanya," sambung Sekjen Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila.

Prabowo menambahkan, kemarin DPP KNPI beraudiensi kepada Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. Dalam pertemuan itu, Menteri Andi menegaskan bahwa pemerintah hanya mengakui Kongres Pemuda Indonesia XIV/KNPI yang menghasilkan Taufan Rotorasiko sebagai Ketua Umum dan Bintang Prabowo sebagai Sekjen. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya