Berita

tantowi yahya/ist

Hanya Tantowi Yahya yang Menyaingi Elektabilitas Fauzi Bowo

SENIN, 09 JANUARI 2012 | 09:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tantowi Yahya sejak awal merupakan salah seorang kandidat dengan popularitas tertinggi. Karena memang, politisi Partai Golkar itu sudah populer sejak lama.

"Dan kemudian kegiatannya juga sudah satu tahun lebih. Ada gerakan dia bikin, Gerakan Cinta Jakarta yang sudah sampai di masyarakat," ungkap Direktur Eksekutif Cyrus Network Hasan Nasbi saat dihubungi Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Berdasarkan tracking survei yang digelar Cyrus Network Tantowi Yahya duduk di urutan kedua menempel Fauzi Bowo.


Selengkapnya hasil survei itu menunjukkan elektabilitas Fauzi Bowo 25,3 persen; Tantowi Yahya 19 persen; Faisal Basri 15,0 persen; Joko Widodo 6,0 persen; Sandiaga S. Uno 6,0 persen; Wanda Hamidah 4,7 persen; Nachrowi-Ramli 2,7 persen; Triwisaksana 2,3 persen; Hendardji Supandji 2,0 persen; Nono Sampono 1,7 persen; dan menjawab tidak tahu 14,7 persen.

Survei ini digelar Cyrus Network pada 23-29 Desember 2011 melibatkan 500 responden. Tingkat kepercayaan survei ini 95 persen dengan margin of error +/-4,38 persen. Cyrus menggelar survei dua minggu sekali menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah DKI Jakarta Juli 2012 mendatang.

Khusus untuk Fauzi Bowo dan Tantowi Yahya, memang sejak lama menempati posisi
pertama dan kedua sebagai calon gubernur dengan tingkat elektabilitas tertinggi. "Sejak Rano Karno resmi maju jadi calon wakil gubernur Banten, survei pada bulan Mei 2011, Fauzi Bowo dan Tantowi  sudah dua nama teratas," jelasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya