Berita

ilustrasi/ist

Kenya Klaim Telah Membunuh 60 Milisi Al Shahab

MINGGU, 08 JANUARI 2012 | 15:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Kenya mengklaim telah berhasil membunuh 60 militan pemberontak Somalia, al Shahab, dalam sebuah serangan udara yang dilancarkan pada Jumat malam waktu setempat (6/1).

Jurubicara militer Kenya, Kolonel Oguna Cyrus, mengatakan serangan udara Kenya diarahkan ke kota Garbaharey di Somalia Selatan. Pada saat serangan tersebut beralangsung, para anggota al Shahab sedang beristirahat sambil mengisi bahan bakar, sehingga jumlah korban yang tewas akibat serangan tersebut besar.

"Korban dari pihak al-Shabab sekitar 60 atau lebih. lebih dari 50 orang lainnya terluka," ujar Kolonel Oguna seperti dilansir Al Jazeera (Minggu,8/1).


Namun Demikian, pihak al Shahab membantah kalim Kenya tersebut terkait jumlah korban yang tewas. Al Shahab menyebutkan bahwa jumlah korban tewas yang diklaim Kenya adalah sebuah kebohongan karena tidak mengkonfirmasi data secara independen.

Sejak bulan Oktober lalu, Kenya secara gencar mengirimkan pasukannya melintasi perbatasan Somalia untuk menyerang para milisi al Shahab. Al Shahab diduga ikut terlibat dalam sejumlah aksi penulikan yang terjadi di Kenya. Penculikan tersebut telah mengancam industri pariwisata Kenya yang merupakan sumber utama pendapatan bagi negara itu. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya