Berita

omar al basir/ist

ICC Kecam Pemerintah Libya karena Menjamu Presiden Sudan

MINGGU, 08 JANUARI 2012 | 11:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Internasional Criminal Court (ICC) atau Mahkamah Kejahatan Internasional mengecam pemerintah Libya karena menerima kunjungan Presiden Sudan Omar al Basir.

Presiden Basir tengah dicari ICC karena kejahatan kemanusiaan atas tuduhan telah melakukan genosida dan kejahatan kemanusiaan. Selain dikecam ICC, sikap pemerintah Libya ini juga mendapat kecaman dari para pegiat hak asasi manusia. Mereka mempertanyakan komitmen Libya dalam menghormati hukum internasional dan penghargaan terhadap hak asasi manusia.

"Setelah berakhirnya kekuasaan selama beberapa dekade rezim pemerintahan yang brutal di Libya, maka akan sangat menggangu jika Tripoli kemudian menjamu kepala negara yang saat ini tengah menjadi buronan internasional karena pelanggaran HAM," kata Direktur Human Rights Watch, Richard Dicker sebagaimana dikutip BBC (Minggu, 8/1).


Menurut ICC, Basir bertanggung jawab atas konflik bersenjata di Darfur, Sudan, yang telah menewaskan 30 ribu orang dan 2,7 juta lainnya mengungsi keluar Sudan.

ICC sebelumnya juga telah mengeluarkan dua surat penangkapan terhadap Basir yang pertama pada bulan Maret tahun 2009 atas tuduhan telah melakukan kejahatan perang dan HAM. Sedangkan surat kedua dikeluarkan pada bulan Juli tahun 2010 atas tuduhan telah melakukan genosida.

Surat tersebut mewajibkan kepada semua negara yang telah menandatangani pakta kesepakatan dengan ICC untuk membantu menangkap Basir jika mereka memiliki kesempatan untuk itu. Sementara Libya memang tidak termasuk dalam negara yang menandatangani pakta itu. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya