Berita

Dunia

Sekjen PBB Desak Iran Buktikan Tidak Kembangkan Senjata Nuklir

SABTU, 07 JANUARI 2012 | 23:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Seruan untuk meredakan ketegangan yang terjadi di Selat Hormuz yang memisahkan Iran dengan Uni Emirat Arab disampaikan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Ban Ki Moon. Poin penting yang disampaikan Ban adalah mendesak pemerintah Iran untuk membuktikan tidak adanya program senjata nuklir di negara tersebut.

"Saya mendesak pemerintah Iran untuk mencoba membuktikan sifat program nuklir mereka," ujar Ban Ki Moon sebagaimana dikutip AFP (Sabtu, 7/1).

Ban Ki Moon mengatakan bahwa dirinya juga khawatir akan laporan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) pada November lalu yang menekankan kemungkinan upaya Iran mengembangkan pengayaan nuklirnya untuk memproduksi senjata nuklir.


"Merupakan tanggung jawab otoritas Iran untuk membuktikan bahwa program nuklir mereka adalah murni untuk tujuan damai. Namun komunitas internasional tampaknya tidak yakin dengan semua pernyataan Iran," tutur Ban.

Negara Barat mencurigai Iran yang secara diam-diam telah berupaya mengembangkan senjata nuklir melalui program pengayakkan nuklir yang dijalankannya.

Namun demikian Iran bersikeras bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebatas pembangkit energi bagi kepentingan sipil.

Ketegangan di Selat Hormuz diindikasi dapat mengancam perekonomian global, pasalnya selat tersebut setiap harinya dilewati 15 kapal tanker, yang membawa hingga 17 juta barrel minyak bumi yang akan di distribusikan ke seluruh dunia.[arp]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya