Berita

marzuki alie/ist

Rakyat yang Irasional Memilih Marzuki Alie yang Cerdas?

SABTU, 07 JANUARI 2012 | 09:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Jika rakyat bodoh maka pastilah pemimpinnya jauh lebih bodoh. Ketua DPR Marzuki Alie tidak pantas menyebut rakyat yang diwakilinya di DPR dengan hinaan merendahkan hanya karena menolak renovasi toilet yang memakai duit rakyat miliaran rupiah.

Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima), Ray Rangkuti mengatakan hal itu kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 7/1), untuk menanggapi pernyataan Ketua DPR Marzuki Alie di yang menganggap rakyat yang mengkritik dan menentang renovasi toilet DPR sebesar Rp 2 miliar sebagai sikap irasional.

Dengan logika yang sederhana saja, kata Ray, jika yang memilih dan menempatkan Marzuki Alie hingga menjadi Ketua DPR adalah rakyat yang bodoh maka apa yang membuat Marzuki Alie dapat terpilih?


"Apakah rakyat yang bodoh dapat dengan cerdas memilih orang sehebat, sepintar dan secerdas Marzuki Alie? Bukankah hal itu sebagai sesuatu yang ajaib?" tanya Ray.

Pernyataan-pernyataan menyakitkan seperti ini bukanlah kali pertama dilontarkan Marzuki Alie. Dan karena berbagai pernyataan Marzuki Alie yang kasar dan merendahkan rakyat itulah, kata Ray, dirinya dan beberapa aktivis LSM telah dua kali mengadukannya ke Badan Kehormatan DPR. Namun sampai sekarang tak jelas kelanjutan.

Ujung-ujungnya, masih kata dia, Marzuki Alie tak bosan-bosannya menghinakan rakyat yang memilihnya. Selalu menistakan rakyat yang dengan suka rela telah memilih SBY sebagai presiden RI yang merupakan calon dari Parpol yang didiaminya.

"Uang Rp 2 miliar kecil bagi Marzuki Alie, tetapi amat sangat besar artinya bagi rakyat yang ditembaki polisi karena mempertahankan lahannya. Atau bagi anak-anak yang bahkan membeli pensil untuk sekolah saja tidak mampu," terangnya.

"Perlu tuan Marzuki Alie lihat bahwa kritik yang luas atas rencana renovasi toilet ini bagian dari cara masyarakat memperbaiki kepedulian anggota Dewan atas derita yang dialami kebanyakan rakyat. Semoga tuan Marzuki Alie mengerti dan memperbaiki rendahnya kepedulian penghuni gedung DPR," demikian Ray. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya