Berita

ilustrasi

Pencuri Pisang Positif Alami Gangguan Jiwa

JUMAT, 06 JANUARI 2012 | 09:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tersangka kasus pencurian pisang, Kuatno sudah diserahkan Kejaksaan Negeri Cilacap ke Polres Cilacap. Sehingga saat ini dirinya mendekam di rumah tahanan Polres dari sebelumnya ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Cilacap.

Hal itu dikatakan Tim Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Naswardi kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini. Naswardi yang mengadvokasi Kuatno mendapatkan informasi tersebut dari Teguh Sumarmo, kakak kandung Kuatno.

Kuatno diserahkan Kejaksaan ke Polres karena hasil pemeriksaan psikologi menunjukkan tersangka dominan mengalami gangguan kejiwaan.


"Jika benar hasil pemeriksaan tersangka menunjukkan tersangka mengalami gangguan kejiwaan dominan maka seharusnya surat perpanjangan penahanan No 217/Rt.-2/Epp.1/11/2011, tanggal surat 22 November 2011, yang dikeluarkan Kejaksaan Negeri Cilacap harus segera dicabut," sebut Naswardi mengutip permintaan Teguh. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya