Berita

mahfud md/ist

PBNU: Terus Terang, Mahfud MD Belum Populer di Kalangan Nahdliyin

SELASA, 03 JANUARI 2012 | 15:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD ternyata belum populer di kalangan warga Nahdlatul Ulama atau nahdliyin.

"Terus terang, beliau belum populer di kalangan NU," ujar Jurubicara PBNU Sultan Fathoni kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa (3/1).

Sultan mengatakan hal itu menanggapi pernyataan pengamat politik AS Hikam bahwa warga NU akan mendukung Mahfud MD, kalau dia maju pada pemilihan presiden 2014 mendatang. Mahfud termasuk tokoh yang digadang-gadang PPP.


Dia melanjutkan, popularitas tokoh di mata nahdliyin selain ditentukan publikasi media, juga dipengaruhi  sejauh mana tokoh itu menyapa nahdliyin di desa dan kota. Juga termasuk sejauh mana tokoh itu berkomunikasi dengan kiai-kiai lokal.

"Itu alami. Harus dilakukan semua tokoh," jelasnya.

PBNU tampaknya tidak akan proaktif mempengaruhi warganya untuk menentukan pilihan pada saat Pilpres, termasuk bila Mahfud yang akan maju.

"Nanti pada saat menjelang Pilpres tentu masyarakat sudah punya pilihan yang itu tidak akan jauh amat dengan persepsi tokoh mereka di tingkat lokal. Dan aspirasi bawah itu tentunya dijawab oleh PBNU yang mempunyai alat untuk berkomunikasi lebih lanjut dengan semua pihak," jelasnya.

"Masih melihat perkembangan dua tahun ke depan. Terkhusus untuk Pak Mahfud, masyarakat akan melihat kontribusi beliau terhadap bangunan demokrasi yang substansif," sambungnya.[ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya