Berita

Dahlan Iskan/ist

Bahkan Dahlan Iskan Bisa Melaju untuk RI-1

SELASA, 03 JANUARI 2012 | 12:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tokoh-tokoh yang bukan berasal dari partai politik, paling banter hanya menjadi calon wakil presiden bila memang maju pada pemilihan presiden 2014 mendatang. Termasuk Dahlan Iskan, meski disebut sebagai tokoh yang paling potensial untuk didukung partai.

"Untuk sementara (Dahlan Iskan) tetap (didukung untuk) R-2. Karena kita bicara dominasi dalam konteks calon presiden dan calon presiden wakil presiden. Prinsip dasarnya calon dari luar partai tolak umum paling RI-2," imbuh pengamat politik M. Qodari kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 3/1).

Meski begitu bukan mustahil Dahlan akan didukung sebagai calon presiden. Syaratnya Dahlan merupakan sosok yang paling populer menjelang 2014 mendatang. Dan pada saat bersamaan, partai-partai, khususnya partai menengah tidak punya tokoh.


"Pengalaman di Pilkada, calon (nonpartai) didukung partai kalau sudah populer dan partai tidak punya pilihan. Partai itu mau nggak mau akan dukung," ungkapnya.

Karena dalam pengamatan Qodari, partai menengah yang berpeluang mendukung Dahlan. "Saya kira partai-partai menengah (yang akan dukung Dahlan). Kalau partai-partai besar tetap ngotot mengajukan calon mereka masing-masing. Partai menengah belum punya tokoh," tandasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya