Berita

ilustrasi

Penembakan di Aceh Diduga bukan Kriminal Biasa

SELASA, 03 JANUARI 2012 | 09:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Memasuki tahun 2012 aksi kekerasan belum juga reda di bumi di Nanggroe Aceh Darussalam. Kasus penembakan 10 karyawan di Bireun, membuktikan kalau keamanan masih menjadi barang "langka" di negeri ini.

"Kasus ini semakin menambah panjang daftar 'lemahnya' polisi menjadi pelindung masyarakat," jelas Sekretaris Fraksi PPP Muhammad Arwani Thomafi.

Agar kasus seperti itu tak terulang, tegas politisi muda lewat pesan singkat ini, intelijen polri, TNI maupun BIN harus bekerja lebih ekstra untuk melakukan deteksi awal, sehingga aksi kekerasan bisa dicegah. Aparat harus mengusut tuntas motif penembakan di Aceh ini, apakah terkait dengan Pilkada yang sebentar lagi digelar, atau jaringan teroris ataupun kriminalitas biasa.


"Jika melihat senjata jenis AK, sepertinya pelaku sudah sangat terlatih dan bukan
kriminalitas biasa. Ini menjadi tantangan bagi aparat untuk menciptakan rasa aman
bagi warga," tandas Sekretaris Fraksi PPP di parlemen ini. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya