Berita

jorge lorenzo

Olahraga

Yamaha Dicerai Perusahaan Malaysia

Jelang MotoGP 2012
MINGGU, 01 JANUARI 2012 | 08:18 WIB

RMOL.Kabar tidak sedap datang dari tim MotoGP Yamaha. Tim yang diperkuat Jorge Lorenzo dan Ben Spies ini dipastikan tanpa dukungan Petronas un­tuk balapan musim depan.

Setelah pabrikan mobil asal Italia, Fiat memutuskan kerja­sama di akhir 2010, kini giliran perusahaan minyak dan gas asal Malaysia ikut hengkang da­ri Yamaha.

Hal itu diungkapkan Direk­tur Manajemen Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis seperti di­lansir Crash. Meski demikian, kata Jarvis, hubungan Yamaha dan Petronas tetap baik dan ke­duanya senang sudah bekerja sama dengan gemilang,” kata.

“Saat ini, kemitraan kami su­dah mencapai kesimpulan ak­hir. Saya ingin berterima kasih kepada teman-teman kami di Petronas atas dukungan selama mereka bersama kami. Semoga mereka semakin sukses di ma­sa mendatang,” lanjut Jarvis.

Prestasi Lorenzo dan Spies yang buruk musim lalu kabar­nya menjadi penyebab heng­kang­­nya Petronas dari pabri­kan asal Jepang itu.

Seperti diketahui, kesukse­san diraih Yamaha dan Petro­nas pada musim 2009 saat Va­lentino Rossi sukses menjadi juara MotoGP musim itu.

Sementara di 2010, giliran Lo­renzo yang menggantikan Ros­si di puncak klasemen ak­hir dengan menjadi juara du­nia, sekaligus membawa Ya­ma­­ha sebagai juara konstruktor MotoGP.

Sayangnya, pada 2011 pres­tasi Lorenzo dan Ben Spies yang menggantikan Rossi be­ranjak menurun. Spies hanya mampu menempati peringkat lima klasemen akhir pebalap, sedangkan Lorenzo gagal mem­pertahankan gelar juara yang direbut pebalap anyar Rep­sol Honda, Casey Stoner.

Hingga kini, belum ada kan­didat brand terbaru yang akan terpampang di motor tungga­ng­an Lorenzo dan Spies untuk musim 2012 mendatang. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya