Berita

Lamont Peterson dan Amir Khan

Olahraga

Peterson Sesumbar Kanvaskan Khan

Keputusan Rematch Belum Jelas
KAMIS, 29 DESEMBER 2011 | 08:37 WIB

RMOL. Meski belum ada keputusan soal rematch atau tanding ulang antara Lamont Peterson dan Amir Khan, kedua petinju sudah mulai sesumbar.

Juara bertahan kelas welter junior WBA dan IBF, Lamont Peterson siap meng-KO Amir Khan dalam partai Jilid II ter­sebut.  Sebelumnya, gelar Khan te­lah direbut Peterson lewat ke­mena­ngan tipis 113-112, 113-112 dan 114-111 pada 11 Desember lalu.

Peterson mengaku, kemena­ng­an­nya atas petinju Inggris ber­darah Pakistan bukanlah suatu kebetulan seperti yang dituduh­kan banyak orang. Untuk itu, dia akan me­nyanggupi tantangan Khan yang meminta tanding ulang.

“Saya ingin menjelaskan sega­lanya. Banyak yang mengang­gap kemenangan itu hanya ke­betulan. Karenanya, saya akan buk­tikan bahwa saya dapat me­ngalahkan Amir dengan men­jatuhkannya di atas ring,” kata Pe­terson di Boxinghscene.com.

Seperti diketahui, pada perta­ru­ngan yang berlangsung di Was­hington Convention Center, Ame­rika Serikat, Khan menu­ding Peterson telah merampok keme­nangannya.

Posisi Peterson seba­gai tuan rumah mengun­tung­kan­nya, kare­na mendapat dukungan dari ke­tiga juri pertandingan.

Termasuk ketika wasit Joe Cooper menghukum Khan kare­na mendorong Peterson di ronde ketujuh dan 12 yang banyak me­nguraingi nilai Khan.

Namun, Peterson menyalah­kan promotor Khan yang menco­ba untuk menunjukkan bukti-bukti yang salah dan menuduh­nya telah merampok kemenang­an anak asih Freddie Roach itu.

“Saya tidak ingin ada perseli­si­han tentang hal ini dan cara terbaik untuk melakukannya ada­lah dengan meng-KO nya. Dan saya pikir saya bisa melakukan­nya,” tutup Peterson.

Sebelumnya, permintaan re­match Khan telah ditolak oleh IBF, dengan alasan tidak ada yang bisa diubah atas keputusan wasit. Lalu, kubu Khan naik ban­ding dan keputusan akan di­umum­kan pada 18-19 Januari 2011 oleh pihak otoritas yakni IBF dan WBA. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya