Berita

Polisi Seperti Centeng di Masa Purba!

SELASA, 27 DESEMBER 2011 | 16:04 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Aset para cukong biasanya didapat dari cara-cara yang tidak halal. Karena diambil secara tidak halal itulah, cukong dimusuhi masyarakat.

Demikian disampaikan pengamat sosial-politik Abdul Rohim Ghazali kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (Selasa, 27/12).

"Karena jadi musuh masyarakat cukong butuh centeng. Karena itu, centeng adalah profesi purba yang bertugas menjaga aset yang dimiliki para cukong. Centeng (pun) digaji oleh cukong," jelasnya.


Tapi, celakanya, kolaborasi jahat yang ada pada masa purba itu masih dipraktikkan di zaman modern ini. Lebih sial lagi, justru aparat yang dipercaya menegakkan hukum dan melindungi masyarakat, menjalankan kolaborasi jahat tersebut.  

"Nah fenomena hubungan cukong-centeng inilah yang sekarang tengah terjadi antara pengusaha dan polisi. Padahal polisi dapat gaji dari uang rakyat. Tragedi di Mesuji dan Bima adalah contoh paling jelas untuk menggambarkan hubungan antara cukong dan centeng," demikian peneliti The Indonesian Institute ini. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya