Berita

Aravane Rezai

Olahraga

Duo ‘Ayam Jago’ Dapat Kartu Liar

Jelang Grand Slam Australia Terbuka 2012
SENIN, 26 DESEMBER 2011 | 08:10 WIB

RMOL.Dua petenis asal Prancis, Jere­my Chardy dan Aravane Rezai ber­hasil memastikan lolos ke ba­bak utama Grand Slam Australia Terbuka yang digelar Januari, men­datang.

Keduanya, berkesempatan un­juk kebolehan di grand slam pem­buka musim ini, setelah men­dapat wild card dari panitia pertandingan. Seperti diberita­kan, Super Sport, penunjukkan ke­duanya berdasarkan ‘recipro­cal agreement’ antara Federasi Te­nis Australia dan Federasi Te­nis Prancis.

Kedua pihak telah menyepa­ka­ti akan memberikan tempat khu­sus bagi satu wakil mereka di ajang Australia Terbuka dan Prancis Terbuka secara bergantian.

Jika, Chardy dan Rezai diberi wild card di Australia Terbuka 16 Januari mendatang. Maka pada penyelenggaraan Prancis Terbu­ka Mei 2012 nanti, giliran pete­nis Australia mendapat jatah satu tempat di nomor tunggal putra dan tunggal putri.

Pihak penyelenggara Australia Terbuka di situs resminya me­ngumumkan “Negara Prancis te­lah memilih Jeremy Chardy dan Aravane Rezai  untuk tampil da­lam ajang Grand Slam pertama di tahun ini”.

Rezai tercatat pernah mendu­duki peringkat ke 15 rangking WTA dunia, tidak hanya itu saja ia pun pernah menembus putaran ketiga Australia Terbuka pada 2008 lalu. Sedangkan, Chardy, prestasi terbaiknya adalah men­a­pai rangking 31 ATP.

Seperti diketahui, sebelumnya petenis muda asal Amerika Seri­kat, Madison Keys, berhasil me­ngamankan satu tiket wild card untuk spot putri melalui sistem play off. Sedangkan spot pria, diraih oleh Jesse Levine.

Sementara, tuan rumah sendiri memberikan jatah ‘kartu liar’ pada seorang petenis berusia 15 ta­­hun, Ashleigh Barty. Barty me­mastikan tampil di babak utama Australia Terbuka 2012 setelah memenangi partai final perebu­tan tiket wild card di antara para petenis putri Australia. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya