Berita

presiden sby

SBY Ingatkan LSM Asing Tak Obrak-abrik Indonesia

KAMIS, 22 DESEMBER 2011 | 17:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan LSM lingkungan asing agar menghormati Indonesia sebagai negara berkembang yang berjuang mengentaskan kemiskinan rakyatnya.

Hal itu diungkapkan Presiden saat menyampaikan sambutan pada acara Peringatan Hari Ibu ke-83, di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (22/12).

"Namun, harapan saya janganlah mengobrak-abrik seluruh Indonesia ini, seolah-seolah di negeri kita tidak ada negara, tidak ada pemerintah, dan tidak ada rakyatnya, dan seolah-olah Indonesia tidak ingin menyelamatkan lingkungan kita," SBY menegaskan.


Meski begitu, Presiden mengakui, secara umum memiliki kesamaan dengan LSM asing tersebut. Yaitu, antara lain tidak serampangan dan merusak tatanan hutan, dalam pengusahaan hutan demi peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia yang masih menderita kemiskinan.

Makanya, dalam kesempatan itu, Presiden mengimbau seluruh rakyat Indonesia untuk melaksanakan gerakan tanam dan pelihara Rp1 miliar pohon setiap tahunnya. "Di samping untuk masa depan kita, anak cucu kita bumi dan Tanah Air kita," tandasnya.

SBY memang tidak menyebut nama LSM tersebut. Tapi kuat dugaan, LSM yang dimaksud Presiden adalah Greenpeace. LSM yang bermarkas di Belanda ini belakangan menjadi sorotan. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya