Berita

Samuel Eto’o

Olahraga

Eto’o Diskors 15 Partai In­domitable

Pimpin Mogok Pemain Kamerun
MINGGU, 18 DESEMBER 2011 | 08:05 WIB

RMOL. Apes benar nasib bekas striker Inter Milan, Samuel Eto’o. Aki­bat mengajak rekan–rekannya di timnas Kamerun mogok main, Eto’o harus terkena sanksi tidak boleh membela timnas sebanyak 15 kali.

Dikomandoi Eto’o yang meru­pakan kapten timnas, pada No­vember lalu para pemain Kame­run menolak bermain di laga per­sahabatan melawan Aljazair se­telah menuntut bonus yang lebih besar dari Federasi Sepak­bola Ka­merun (Fecafoot). Bonus yang diminta para pemain adalah hasil yang diraih tim berjuluk In­domitable Lions saat menjuarai sebuah turnamen di Maroko pa­da bulan yang sama.

Aksi itu berujung pada dibatal­kannya pertandingan, dan Ka­me­­run wajib membayar kom­pen­sasi sebesar satu juta dollar AS atau setara Rp 10 miliar. “Sa­muel Eto’o, dalam perannya se­bagai kapten, menghasut rekan-rekan setimnya untuk menolak tam­pil di Aljzair,” tulis ketera­ngan di situs Fecafoot seperti di­lansir Sky Sports.

Karena dianggap sebagai aktor utama mogoknya para pemain timnas, pemain 30 itu mendapat sanksi larangan bermain dengan timnas sebanyak 15 kali. Eto’o tak sendiri menerima sanksi. Wa­kil kapten, Eyong Enoh, mem­peroleh hukuman berupa lara­ngan bertanding dalam dua par­tai. Benoit Assou-Ekoto yang me­rupakan bek Tottenham Hot­spur juga dijatuhi sanksi berupa denda sebesar 1.986 dolar AS atau Rp 18 juta karena tak hadir di turnamen tersebut.

Eto’o dan rekan–rekannya yang terkena sanksi memiliki 14 hari untuk melakukan banding. Jika tidak melakukan banding, maka bomber yang kini memper­kuat Anzhi Makhachkala tersebut akan absen di sejumlah laga pen­ting Kamerun.

Kamerun, yang telah gagal lo­los ke putaran final Piala Afrika 2012, akan menjalani laga per­tama tanpa Eto’o di kualifikasi Piala Afrika 2013 melawan Gui­nea Bissau pada 29 Februari 2012 dan laga leg kedua pada 17 Juni.

Eto’o juga takkan tampil di kualifikasi Piala Dunia Brazil 2014. Kamerun akan melakoni laga pertama kualifikasi pada satu Juni mendatang melawan Repu­blik Demoraksi Kongo. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya