Berita

Simon Santoso

Olahraga

Simon & Taufik Tersingkir

BWF World Superseries 2011
JUMAT, 16 DESEMBER 2011 | 09:08 WIB

RMOL. Pupus sudah impian dua wakil Indonesia Simon Santoso dan Taufik Hidayat untuk berkibar di BWF World Superseries Final 2011. Keduanya tersingkir setelah menelan dua kali kekalahan.

Simon kalah dari pemain no­mor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei 10-21 dan 15-21 di Liuzhou, China, kemarin.

Simon yang baru saja meraih medali emas SEA Games 2011 ini tidak mampu menyaingi gaya permainan Chong Wei se­jak gim pertama. Bahkan, pema­in Pelat­nas Cipayung ini hanya mampu meraup poin sepuluh.

Di gim kedua, Simon yang me­nempati peringkat delapan du­nia  mulai beradaptasi de­ng­an permainan Chong Wei.

Sa­yang, Simon tak mampu mengimbangi pemain yang baru saja me­raih hattrick sebagai pemain ter­baik dunia ini. Chong Wei me­nyudahi permainan deng­an skor 21-15.

Bagi Simon ini merupakan ke­kalahan ketujuh dari delapan per­temuan dengan Chong Wei. Sa­tu-satunya kemenangan Si­mon diraih pada Jepang Terbuka 2009 melalui rubber game.

Sebelumnya, di partai pertama Grup A, Si­mon kalah dari pe­main veteran Den­mark, Peter Hoeg Gade  13-21 dan 9-21. De­ngan demikian, Simon tak bisa mene­ruskan langkahnya ke se­mi­final turnamen berhadiah 500.000 do­lar AS ini. Pertandi­ngan terakhir melawan pemain Jepang, Sho Sa­saki, tak ber­pe­ngaruh lagi.

Sebelum mengalahkan Simon, Chong Wei mengalahkan Sasaki 21-11, 18-21, 21-12. Dengan de­mikian, pemain utama Malaysia tersebut tetap memeli­ha­ra pe­luang merengkuh gelar ke­­empat event akhir tahun ini.

Wakil tunggal putra Indonesia lainnya, Taufik Hidayat juga harus me­nelan pil pahit, setelah dika­lah­kan musuh bebuyutannya, Lin Dan 12-21 dan 19-21.

Dengan demikian, bekas pe­main Pelatnas Cipayung ini juga me­nyusul yuni­ornya, harus angkat koper di tur­namen ber­gengsi ter­sebut. Se­belumnya, Tau­fik kalah di partai pertama Grup B atas pe­main Jepang, Ke­ni­chi Tago 21-19, 19-21 dan 7-21.

Di ganda campuran, pa­sangan terbaik Indonesia, Ton­towi Ahmad/Liliyana Natsir ha­rus tersandung di partai kedua Grup A, setelah dikalahkan pa­sangan China, Xu Chen/Ma Jin  21-17, 7-21 dan 20-22.

Untuk bisa lolos ke semifinal, Tontowi/Liliyana wajib menang di laga terakhir melawan pasa­ngan nomor satu dunia asal Chi­na, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Se­benarnya, Zhang/Zhao, yang ke­marin menang atas Xu Chen/Ma Jin, sudah memastikan diri lolos ke semifinal berkat kemenangan 21-10, 21-18 atas pasangan Ing­g­ris, Robert Blair/Gabrielle Whi­te, yang kemarin dikalahkan Ton­towi/Liliyana.

Tapi pasangan China itu pasti ingin memuluskan langkah Xu Chen/Ma Jin, yang hampir pasti bisa menaklukkan Blair/White. Saat berita ini diturunkan, Nan/Yunlei sedang bermain dengan Blair/White. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya