Berita

Duka untuk Sondang Mengalir dari Malaysia

MINGGU, 11 DESEMBER 2011 | 01:54 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Duka atas kepergian Sondang Hutagalung, aktivis mahasiswa yang tewas setelah nekat membakar diri, juga mengalir dari Malaysia. Sondang meninggal dunia Sabtu sore (10/12) di RSCM, Jakarta, tiga hari setelah aksi bakar diri yang dilakukannya di depan Istana Negara (Rabu, 7/12).

Adalah Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Malaysia, Zulham Efendi, yang menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Sondang. Zulham yang sedang berada di Jakarta menyempatkan diri mendatangi RSCM untuk menyaksikan dari dekat aura duka yang dipancarkan keluarga dan sahabat Sondang. Zulham pun mendatangi Universitas Bung Karno (UBK), kampus dimana Sondang menuntut ilmu sejak 2007.

"Aksi bakar diri di depan Istana yang dilakukan Bung Sondang Hutagalung mengandung pesan khusus buat pemerintah dan masyarakat Indonesia. Aksi ini bisa jadi bentuk kekecewaaan Bung Sondang Hutagalung terhadap permasalahan bangsa," ujar Zulham di Aula Ir. Sukarno UBK, Jalan Kimia, Sabtu tengah malam. Di aula inilah jenazah Sondang akan disemayamkan Minggu pagi (11/12).

"PPI Malaysia berharap pemerintah  segera melakukan tindakan nyata dan sigap untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa dan tidak lagi membuat masyarakat semakin frustasi terhadap kondisi sosial yang terjadi," sambung Zulham.

Menurut mahasiswa program doktoral ini, aksi bakar diri yang dilakukan Sondang adalah cermin yang memperlihatkan betapa masyarakat Indonesia telah lelah, jenuh dan akhirnya frustasi dengan keadaan sosial yang dirasakan.

"PPI Malaysia meminta semua masyarakat Indonesia untuk  terus  bekerjasama dalam membangun bangsa Indonesia dan melepaskan semua kepentingan pribadi, kelompok dan golongan. Mari kita kedepankan kepentingan bangsa dan negara," demikian Zulham. [guh]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya