Berita

World Boxing Association (WBA)

Olahraga

Indonesia Incar Juara Dunia

Jadi Tuan Rumah Konvensi WBA 2012
SABTU, 10 DESEMBER 2011 | 08:12 WIB

RMOL. Indonesia akan menjadi tuan rumah konvensi World Boxing Association (WBA) ke-91 pada 2012. Momen ini akan di­gunakan Indonesia untuk kem­bali memiliki juara dunia tinju versi WBA.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi Tinju Indonesia, Anton Sihombing yang juga menjadi per­wakilan WBA di In­do­nesia. Rencannya, pertemuan ter­sebut akan berlangsung di Jakarta, 4-11 Oktober 2012.

“Menjadi tuan rumah di kon­vensi tahunan WBA memiliki keuntungan tersendiri bagi In­do­nesia untuk kembali m­e­mi­liki jura dunia tinju versi badan tinju WBA,” ujar Anton di Jakarta, kemarin.

Menurut anggota DPR  dari Partai Golkar ini, dengan menjadi tuan rumah, Indonesia bisa melobi para anggota WBA yang berjumlah 93 negara. Ca­ranya, dengan menggelar per­tarungan perebutan gelar juara dunia WBA untuk petinju In­do­nesia. Selain itu, bisa menaikan pe­ringkat petinju-petinju In­donesia di rangking WBA.

“Saat ini pemegang sabuk gelar WBA di Indonesia hanya Chris John. Sementara Mu­ham­­mad Rahman sudah kehi­lang­an gelar kelas terbang mini WBA setelah kalah dari Pom­sa­wan Porpramook (Thailand) Juli lalu. Karenanya, dengan adanya konvensi ini, kita ha­rap­kan bakal lahir juara dunia baru,” lanjut Anton.

Untuk menjadi tuan rumah konvensi badan tin­ju tertua di dunia itu, lanjut Anton, tidaklah mudah. Dalam pertemuan WBA di Ukraina, November lalu, ada lima negara yang ju­ga berminat; Rusia, Prancis, Filipina, Ame­rika Serikat dan Thailand.

“Pertimbangan, kita dipilih karena kita memiliki empat pe­tinju yang menempati rangking WBA yaitu, Chris John, Daud Yordan, Nouldi Manakane dan M Rahman,” tegasnya.

Di konvensi WBA nanti, lan­jut Anton, ikut hadir tokoh tin­ju amatir dan profesional in­ter­nasional yang akan men­ce­ri­ta­kan pengalaman se­hing­ga bisa sukses di dunia tinju baik ama­tir maupun professional.

“Kita sedang melobi bekas petinju kelas berat Mike Tyson atau Evander Holyfield untuk hadir,” ujarnya.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya