Berita

Tommy Sugiarto

Olahraga

BULUTANGKIS KOREA GRAND PRIX GOLD 2011

Tommy Jadi Tumpuan

Tunggal Putri Tanpa Wakil
JUMAT, 09 DESEMBER 2011 | 08:39 WIB

RMOL. Pebulutangkis muda Indonesia, Tommy Sugiarto menjadi wakil Indonesia satu-satunya di tunggal putra Korea Grand Prix Gold 2011. Tommy melaju ke perempatfinal, setelah menyingkirkan pemain Taiwan, Jen Hao Hsu.

Bertandingan di Hwasun In­door Stadium, Jeonnam, Kor­sel, Tommy yang menempati ung­gulan kelima harus melakoni permainan ketat melalui rubber game, 21-11, 15-21 dan 21-14 atas Jen Hao Hsu yang menem­pati unggulan kesembilan.

Di babak sebelumnya, yang di­gelar pagi waktu setempat, pu­tra bekas pebulutangkis nasio­nal Icuk Sugiarto ini juga mengalah­kan pemain Korea Selatan, Jong Woo Yim 21-15 dan 21-17.

Langkah Tommy untuk berki­bar di Korea Terbuka ini tidaklah mudah. Soalnya, di perempatfi­nal dia akan ditantangan unggul­an ketiga asal Korsel, Hyun Il Lee yang menang atas rekan se­negaranya, Ye Wook Rho 21-12 dan 21-7.

Kemenangan Tommy yang ki­ni menempati peringkat 19 dunia ini menjadi penghibur, setelah dua rekannya Sony Dwi Kunco­ro dan Dionysius Hayom Rum­ba­ka tumbang lebih awal.

Sony yang menempati ung­gulan ke-14 disingkirkan pemain tuan rumah Hong Ji Hoon me­lalui rubber game 22-24, 24-22, dan 19-21. Sementara Hayom yang berada diunggulan ketujuh harus mengakui kehebatan pe­main Korea lainnya, Choi Young Woo 13-21 dan 12-21.

Di tunggal putri, wakil Indo­nesia satu-satunya Maria Febe Kusumastuti gagal melangkah ke perempatfinal, setelah ditum­bang­kan unggulan kelima asal China, Xuerui Li 15-21 dan 13-21.

Dengan kalahnya Febe, oto­matis Merah Putih tidak memi­liki wakil di tunggal putri. Sebe­lumnya, Aprilla Yuswandari le­bih dulu angkat koper di babak per­tama, setelah dikalahkan wa­kil Malaysia Jing Yi Tee.

Sementara di ganda campuran, Indonesia menempatkan dua wa­kilnya di perempatfinal melalui pasangan Fran Kurniawan/Shen­dy Puspa Irawati dan Irfan Fa­dhilah/Weni Anggraeni.  

Fran/Shendy yang menempati unggulan kedelapan menang atas pasangan tuan rumah, Korea  Kang Ji Wook/Shin Seung Chan 21-12 dan 21-18 dalam waktu 28 menit. Sementara, Irfan/Weni menang atas pasangan Taiwan Min Hao Tseng/Hsin Yun Chang 19-21 22-20 dan 21-14.

Di ganda putri, peraih medali emas SEA Games 2011 pasa­ng­an Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari melaju tanpa keringat, setelah lawannya memutuskan mundur sebelum bermain.  Selanjutnya Anneke/Nitya akan menghadapi pasang­an tuan rumah A Reum Choi/Hyun Young Yoo memperebut­kan tiket semifinal.

Sedangkan wakil ganda putri Indonesia lainnya, Komala De­wi/Jenna Gozali tersingkir sete­lah dikalahkan pasangan Korsel, Hye Won Eom/Ye Na Jang deng­an mudah 21-13 dan 21-13. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya