Berita

Aksi Bakar Diri Refleksi Kegagalan SBY

RABU, 07 DESEMBER 2011 | 22:30 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Pemerintah tidak boleh mengabaikan berbagai fakta sosial di tengah masyarakat, mulai dari aksi kriminalitas yang marak seperti perampokan dan pembunuhan, hingga peristiwa mengenaskan seperti bunuh diri karena kesulitan ekonomi.

Nah, aksi bakar diri di depan Istana Negara adalah peringatan serius kepada Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono beserta jajaran pemerintahan, bahwa kemiskinan yang semakin meluas telah berada pada tahap mengkhawatirkan.

“Laporan pemerintah mengenai penurunan angka kemiskinan berbanding terbalik dengan kenyataan dan harapannya rakyat,” ujar Ketua Umum Relawan Pembela Demokrasi (repdem) Masinton Pasaribu kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu malam (7/12).

“Ini disebabkan karena pemerintahan SBY-Boediono dengan menteri-menterinya terlalu mementingkan pencitraan semu dan mengedepankan kebohongan kepada rakyat ketimbang melakukan kerja-kerja kongkrit dan nyata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” sambung Masinton sambil menambahkan bahwa berbagai hal yang terjadi belakangan ini membuat rakyat frustrasi dan kehilangan kepercayaan pada pemerintah.

Kasus-kasus ini, sebut Masinton lagi, antara lain adalah kemiskinan yang meluas dan praktek korupsi di tubuh pemerintahan SBY-Boediono yang menggurita. Juga pemberantasan korupsi tebang pilih yang tidak menyentuh kasus-kasus korupsi besar yang melibatkan lingkar kekuasaan seperti kasus bailout Bank Century, kasus pengadaan gerbong kereta api, kasus Hambalang dan suap Sesmenpora yang melibatkan pengurus Partai Demokrat. Belum lagi kasus mafia pajak. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya