Berita

Amir Khan

Olahraga

Khan Tak Gentar

Tampil Di Halaman Rumah Lamont
RABU, 07 DESEMBER 2011 | 08:53 WIB

RMOL. Juara dunia kelas welter ring­an WBA dan IBF Amir Khan me­ngaku tidak gentar mengha­dapi petinju asal Ame­rika Serikat, Lamont Peterson.

Rencananya, duel Khan lawan Peterson akan digelar di Conven­tion Center, Washington, AS pa­da 10 Desember, mendatang. Tem­pat tersebut merupakan kan­­dang Peterson yang lahir dan dibesarkan di Washington.

Meski demikian, petinju asal Inggris berdarah Pakistan ini akan tampil percaya diri. Petinju ber­juluk ‘King Khan’ ini me­miliki modal kuat’ yakni bersta­tus juara dunia WBA dan IBF. Se­lain itu, dia  pernah memper­ma­lukan petin­ju AS, Paulie Ma­lignaggi pada 2010.

“Saya benar-benar tidak kha­watir tentang pertempuran di halaman belakang rumahnya (Pe­terson),” kata Khan.

Anak asuh Freddie Roach itu juga mengatakan, bertarung di kandang lawan memang menjadi hal yang sulit. Karena petinju tuan rumah pastinya akan didu­kung ribuan fansnya.

“Lawan pastinya ingin me­nun­­jukan pada para fans sebe­rapa baik Anda diatas ring. Ke­tika Anda mendapat dukungan dari fans di rumah sendiri, Anda juga merasa lebih kuat. Saya pi­kir hal tersebut akan dirasakan La­mont,” tambah Khan.

Bagi Khan, dimanapun bert­a­rung, sebuah ring tinju tidak akan ada bedanya, sehingga dia harus bermain bagus saat di atas ring. “Jika Anda melihat karier sa­ya, saya berlatih di Amerika, bu­kan Inggris. Sehingga itu mem­bantu saya untuk melaku­kan pertarung­an dengan baik walau jauh dari negara asal saya,” katanya.

Peterson me­nyatakan, bertan­ding di kota ke­lahirannya tentu banyak artinya.

“Saya menghormati Khan ka­re­­na pencapaiannya dan sebagai jua­ra, namun ini sesuatu yang le­bih dari itu,” katanya.

“Ini momen yang sudah saya tunggu sepanjang karier saya dan meraih juara di rumah sendiri adalah sesuatu yang akan terus saya ingat. Tanggal 10 Desem­ber, saya akan mewujudkan mim­pi saya,” janjinya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya