Berita

Sebastian Vettel

Olahraga

Vettel Harus Banting Tulang

Webber Ogah Jadi Anak Tiri Di Red Bul
RABU, 07 DESEMBER 2011 | 08:36 WIB

RMOL. Juara dunia Formula Satu dua kali berturut-turut, Sebastian Vettel memprediksi balapan musim depan bakal ketat. Pebalap berjulukan Baby Schumi ini juga mengaku bakal sulit mempertahankan gelar juaranya.

Soalnya, kata Vettel, musim F1 2012 tim-tim lain seperti Fer­rari, McLaren, Mercedes, Re­nault dan lain-lain bakal tampil kompetitif. Bahkan, mereka ber­tekad menjegal domi­nasi Red Bull Racing di musim depan.

“Musim depan akan sulit. Orang-orang akan berusaha me­ngejar, per­ta­rungan dipastikan ke­tat seperti yang be­be­rapa kali terjadi ta­hun ini. Tapi, sa­ya siap mengha­da­pinya, dan itu­lah yang harus di­la­kukan,” kata Vettel.

Pebalap asal Jerman ini mem­beri bocoran, soal keme­nangan­nya di dua musim terak­hir. Me­nu­rutnya, Red Bull bisa menang, lan­taran sedikit mela­kukan ke­salahan. “Kami hampir tidak me­lakukan kesalahan mu­sim ini. Ja­di, ini tak akan pernah mudah. Ta­pi, kami harus beru­saha sekuat te­naga,” ujar Vettel.

Musim 2011 lalu, Vettel untuk kedua kalinya berhasil menjadi juara dunia F1 dengan memim­pin puncak klasemen, sebelum musim selesai. Dia tampil cia­mik dengan memenangi 11 dari 19 seri dan menempati 15 kali pole position.

Namun, tak sedikit yang me­nyebut jika sukses Vettel lantaran mobil Red Bull yang dikendarai­nya sangat kencang. Tidak heran, pebalap Ferrari, Fernando Alon­so menantang Vettel mengguna­kan mobil selain Red Bull untuk adu balap dengannya.

“Sampai sekarang kita baru melihat dia dengan mobil yang bagus yang bisa memenangi ke­juaraan dengan sisa lima seri,” ujar  Alonso.

Sementara itu, Team Principal Red Bull Racing, Christian Hor­ner menyatakan, pencapaian Vet­tel di musim ini adalah hasil ker­ja kerasnya bersama Red Bull. Vettel ini layak diakui sebagai pebalap terbaik di dunia saat ini.

“Dengan apa yang sudah di tu­j­ukkan Vettel di musim 2011, bi­sa di bilang dia adalah pebalap ter­baik yang ada di dunia saat ini,” pungkas Horner.

Sementara itu, rekan Vettel, Mark Webber optimis bisa me­ngambil momentum keberhasi­lan­nya menjadi yang tercepat di GP Brazil musim 2011. Pebalap asal Australia ini yakin bisa mem­perbaiki penampilannya di musim depan.

Di musim kemarin, bekas pe­ba­lap Arrows dan Minardi ini bo­leh dibilang menjadi pemanis keberhasilan rekan satu timnya, Vettel. Dia kerap dinomordua­kan oleh tim. Tidak heran bila Web­ber kerap diterpa rumor ti­dak sedap dengan rekan satu tim­nya tersebut.

“2010 itu benar benar meng­gigit dan terselip di antara kami. Namun, tidak dengan tahun ini, Vettel mendapatkan momen yang fenomenal di atas kami se­mua,” kata Webber. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya