Berita

Rafael Nadal

Olahraga

Nadal Ngidam Ulangi Kesuksesan 2004

Piala Davis
SABTU, 03 DESEMBER 2011 | 08:08 WIB

RMOL. Bekas petenis nomor satu dunia asal Spanyol, Rafael Nadal bertekad mengulangi kesuk­ses­an­nya di 2004 saat membawa ne­garanya merebut Piala Davis. Saat itu,  ‘Tim Matador’ menga­lahkan Amerika Serikat.

Kini, Spanyol yang bertindak sebagai tuan rumah, di partai final Piala Davis akan meng­ha­dapi Argen­tina. Final  digelar di Stadion Se­villa, Spanyol, Jumat (2/12). Na­dal akan menjamu ja­goan Ar­gen­tina, Juan Monaco. Se­mentara tug­gal kedua Spa­nyol, David Ferrer akan berha­dap­an dengan Juan Martin Del Potro.

Bagi Nadal, laga final Piala Davis di Sevilla memunculkan kenangan khusus. Soalnya, tujuh tahun lalu (2004), Nadal berhasil membawa Spanyol menjuarai tur­namen beregu antar negara tersebut.

Saat itu, Nadal yang masih ber­usia 18 tahun tampil ciamik de­ngan mengalahkan petenis pe­ringkat satu dunia saat itu, Andy Roddick asal Amerika. “Praktis tak ada yang berubah dengan la­pangannya dan itu adalah emosi per­tama yang saya rasakan sete­lah terjun ke professional,” ujar Nadal di Yahoosport.

“Mengalahkan Roddick jadi sesuatu yang spesial dan bukan karena kemenangan yang dida­pat, tapi seluruh arti dari pertan­dingan tersebut,” lanjutnya.

Terkait laga final 2011 ini, Nadal berharap bisa mengulang sukses serupa. Jika berhasil men­jadi kampiun, maka Spanyol akan meraih gelar ketiganya da­lam empat tahun terakhir. “Se­telah apa yang terjadi, me­nye­nang­kan kembali ke tempat di ma­na semuanya bermula dan saya harap hasilnya di final bakal sama,” tegas Nadal.

Sementara itu, Monaco meng­anggap pertarungan melawan Na­dal nanti akan menjadi awal yang sulit bagi Agentina. “Ini per­tandingan yang sulit, tidak ha­nya untuk bagi Argentina, te­tapi juga bagi saya yang ber­te­man baik dengan Rafa,” ujar Monaco.

Jika Argentina bisa menda­pat­kan satu poin di Jumat atau Sab­tu, kemungkinan Argentina akan menurunkan David Nal­bandian menggantikan Juan Mo­nako di no­mor tunggal terakhir pada hari Minggu melawan Ferrer. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya