Berita

Euro 2012

Olahraga

Ketemu Inggris, Siapa Takut?

Jelang Drawing Euro 2012
JUMAT, 02 DESEMBER 2011 | 08:35 WIB

RMOL. Jelang drawing Euro 2012 Polandia-Ukraina, peserta harap�"harap cemas. Jelas, mereka ingin menghindari tim�"tim raksasa semacam Spanyol atau Jerman.

Malam ini, akan digelar dra­wing Euro 2012 yang digelar di Kyiv, Ukraina. Ada 16 negara yang terdiri dari empat pot akan diundi untuk ditempatkan di salah satu dari empat grup yang disediakan, dari grup A hingga grup D. Da­lam pengundian nanti, setiap tim takkan berha­dapan dengan la­wan yang berada satu pot de­ngan­­nya.

Dua negara tuan rumah yang masuk di pot 1 bersama juara ber­tahan Spanyol dan finalis Pia­la Dunia 2010 Belanda, sudah lang­sung mendapatkan grup di Piala Eropa 2012; Polandia di Grup A dan Ukraina di Grup D.

Kebanyakan negara peserta akan berharap bertemu dengan kedua tuan rumah ketimbang lang­sung berhadapan dengan Spa­nyol atau negara kuat lain­nya, tak terkecuali dengan Swe­dia. Namun Swedia mencoba realistis bahwa hal itu akan sulit terwujud.

“Setiap tim tentu ingin meng­hindari tim terbaik di Eropa: Spanyol, Belanda dan Jerman. Tapi saya pikir akan sulit,” sahut penyerang Swedia, Ola Toivo­nen, kepada situs resmi UEFA.

Jika harus memilih negara fa­vorit juara mana yang akan ber­ada segrup dengan mereka, Swe­dia memilih Inggris. Ini menjadi hal aneh mengingat skuad Three Lions pernah menaklukkan Swe­dia di laga ujicoba.

Faktor absennya striker Way­ne Rooney menjadi alasan skuad The Blue Yellow pede ingin ber­ada segrup dengan Inggris. Ya, Rooney diperkirakan akan absen di laga penyisihan karena sedang terkena larangan bermain dari UEFA.

Rooney masih mungkin beru­bah nasibnya saat UEFA meng­adakan pertemuan pada pekan depan untuk menentukan apakah akan mengabulkan banding Ing­gris yang meminta hukuman Roo dikurangi atau tidak.

“Jika saya bisa memilih maka saya ingin memilih Inggris. Akan sangat bagus bertanding me­lawan Inggris yang tanpa Roo­ney. Jadi akan baik bila me­miliki Inggris di grup kami ber­sama dengan unggulan, kata­kanlah Ukraina atau Polandia,” kata striker PSV Eindhoven ter­sebut.

Swedia berada di pot ketiga bersama Portugal, Kroasia, dan Yunani. Sementara Inggris ber­ada di pot kedua bersama dengan Jerman, Italia, dan Rusia. Deng­an demikian, kemungkinan satu grupnya Inggris dan Swedia me­mang sangat terbuka. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya