Berita

Manchester United

Olahraga

MU Keok, Evans Nelangsa

Piala Carling
JUMAT, 02 DESEMBER 2011 | 08:00 WIB

RMOL. Langkah Manchester United di Piala Liga Inggris terhenti di fase perempatfinal usai dikalah­kan oleh Crystal Palace. Walau ke­cewa berat, Jonny Evans ingin “Setan Merah” bangkit dengan memenangi laga di akhir pekan.

Di Old Trafford, kemarin dinihari WIB, MU yang sebagi­an tampil tanpa sejumlah pemain andalannya, dipermalukan 1-2 (0-0, 1-1) lewat perpanjangan wak­tu. Palace berhak maju ke ba­bak semifinal dan selanjutnya akan melawan Cardiff City.

“Kami sangat kecewa tidak dapat maju ke semifinal,” ucap Evans, yang di laga itu tampil se­bagai kapten, seperti yang dilan­sir MUTV.

Kekalahan ini sangat tidak di­duga oleh fans dan pemain The Red Devils. Di atas kertas me­reka jauh lebih unggul secara ma­­teri pemain dan kelas permainan.

“Kami bisa terus maju setelah mencetak gol. Masuk ke perpan­jangan waktu pertama bermain di Stretford End, kami punya pe­luang mendapat gol tambahan dan menang,” ujar pria  yang ber­posisi sebagai pemain bela­kang ini.

“Tapi mereka akhirnya mence­tak gol. Meski kami memiliki banyak penguasaan bola, tapi kami tidak mampu membongkar pertahanan mereka. Kami tidak banyak mendapat umpan silang di dalam kotak,” tambahnya.

MU akan bertandang ke Villa Park untuk menghadapi Aston Villa dalam lanjutan Liga Premi­er Inggris, Minggu (4/12) dinihari WIB. Pertandingan ter­sebut harus dimenangkan setan merah untuk terus menguntit Man­­chester City di puncak kla­se­men sementara.

“Pertandingan-pertandingan lain akan banyak yang datang dan manajer akan membutuhkan skuadnya. Jadi kami harus bang­kit dan semoga menang pada hari Sabtu nanti di Villa Park,” pung­kas bek asal Republik Irlan­dia itu.

United telah mengalami sem­bilan kekalahan dari klub divisi bawah sejak Piala Liga 1990. Pe­nampilan MU dalam tiga per­tandi­ngan terakhir memang cu­kup me­ngecewakan karena be­lum seka­lipun meraih kemenangan. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya