Berita

Kobe Bryant

Olahraga

Lakers Pengennya Yang Gratisan

Musim Baru NBA
SENIN, 28 NOVEMBER 2011 | 08:05 WIB

RMOL. Lockout NBA akan berakhir. Klub-klub pun mulai bergerak mencari pemain baru guna meng­hadapi musim baru. Contohnya seperti La Lakers yang sedang men­cari pemain di posisi point guard dan shooter.

Titik terang dari lockout pan­jang NBA akhirnya berakhir. Pa­da Jumat lalu pihak NBA, pemi­lik klub dan perwakilan pemain mencapai kesepakatan tentatif se­usai pertemuan yang dilaku­kan di New York. Perkiraan awal me­nunjukkan musim NBA 2011-2015 bisa dimulai bersama­an de­ngan Hari Natal mendatang.

Kesepakatan tersebut terjadi tepat pada hari ke-148 lockout. Pertemuan tersebut adalah yang ke-25 antara ketiga pihak. Se­telah 16 jam melakukan negosia­si maraton, pemilik klub dan pa­ra pemain mencapai kesepakatan tentatif. Perkembangan ini cukup menggembirakan untuk meng­ak­hiri perselisihan yang mem­buat kompetisi NBA urung bergulir.

Meski kesepakatan bersifat masih sementara, namun hal ter­sebut tak mengurangi niat klub untuk membenahi skuad meng­hadapi musim baru. Lakers me­rupakan salah satu contohnya.

Klub yang dibela Kobe Bryant ini berharap mendapatkan pema­in secara gratis atau yang me­miliki ketentuan dalam kesepa­ka­tan tenaga kerja baru yang me­mungkinkan tim untuk membe­bas­kan pemain tanpa harus mem­bayar pajak mewah dari gajinya.

Dilansir dari Los Angeles Ti­mes, Lakers sedang berminat ke­pada point guard veteran Baron Davis milik Cleveland Cavaliers. Davies memiliki sisa kontrak dua tahun dengan nilai 28,7 juta dolar. Lakers juga ingin shooter dan ada dalam diri forward Was­hington Wizards Rashard Lewis yang masih memiliki kontrak dua tahun senilai 43,8 juta dolar AS yang tersisa.

Kendati menginginkan kedua pemain tersebut, namun klub yang dibela Kobe Bryant ini ber­harap mendapatkan pemain se­cara gratis atau yang memiliki ke­tentuan dalam kesepakatan te­naga kerja baru yang memung­kin­kan tim untuk membebaskan pemain tanpa harus membayar pajak mewah dari gajinya.

Padahal, jika ingin menge­luarkan sedikit uang, Davis bisa di­datangkan Lakers secara sub­stansial kurang da­ri nilai kon­traknya di Ca­valiers. Pun begitu dengan Lewis yang menjadi pungg­awa Wizards.

Untuk Davies, La­kers rupanya punya alasan mengapa ingin men­datang­kannya se­cara gratis. Pa­­salnya pencarian utama me­reka adalah untuk seorang “point guard masa depan”. Baron yang berusia 34 tahun untuk semen­tara diproyeksikan menggan­ti­kan point guard anda­lan mereka Derek Fisher yang sudah berusia 37 tahun.

Usia Fisher yang se­makin tua dan terlalu fokusnya soal urusan lockout NBA meng­ingat dirinya adalah Presiden Asosiasi Pemain NBA dianggap bisa mengurangi kon­sentrasi Fisher kepada tim ketika musim bakal berjalan lagi.

Lakers sebenarnya masih pu­nya point guard andalan lainnya, yakni Steve Blake. Sayangnya, menurut Lakers penampilan Bla­ke belum memenuhi ekspetasi, maka se­orang point guard baru praktis sa­ngat dibutuhkan Lakers. [Harian Rayat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya