Berita

Gunung Sadahurip

PIRAMIDA GARUT

Andi Arief: Semua Pihak Harus Sabar hingga Semua Kaidah Scientific Terpenuhi

MINGGU, 27 NOVEMBER 2011 | 16:45 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Semua pihak harus bersabar dan menunggu hingga semua tahap dan kaidah scientific atau ilmiah untuk menguji apakah benar Gunung Sadahurip di Garut, Jawa Barat, adalah piramida, selesai dilakukan.

Permintaan itu disampaikan oleh Staf Khusus Presiden bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief. Adalah kantor Andi Arief, lewat Tim Katastropik Purba, yang beberapa waktu belakangan ini serius meneliti sejumlah tempat yang memperlihatkan tanda-tanda kemajuan peradaban di masa lalu.

"Bukan hanya di tingkat Indonesia, temuan ini juga berpotensi menggugurkan teori dunia, bahwa masa pra sejarah adalah masa terbelakang dan tak mengenal teknologi," ujar Andi Arief.

"Temuan Tim Katastropik Purba berpotensi menyatakan bahwa peradaban masa lalu (di Indonesia) mengaggumkan," sambungnya.

Andi juga mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak mengenai berbagai temuan tersebut, termasuk di antaranya adalah dengan Direktorat Jenderal Kepurbakalan, Kementerian Pendidikan Nasional. Hari Jumat lalu (25/11) kedua lembaga ini bertemu untuk membahas temuan-temuan itu.

"Dari survei di Gunung Putri, Gunung Kaledong dan Gunung Haruman sudah bisa diambil kesimpulan  bahwa ada "man made" yang diduga kuat piramida. Penampang georadar, geolistrik, foto kontur dan foto ifsar gunung dari jarak lima meter sudah secara scientific kami dapatkan," demikian Andi. [guh]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya