Berita

Tim dayung Indonesia

Olahraga

Pendukung Indonesia Kecewa

Rowing Cuma Raih Satu Emas
KAMIS, 17 NOVEMBER 2011 | 08:06 WIB

RMOL.Tim dayung Indonesia hanya mampu meraih satu emas dari li­ma nomor yang dipertanding­kan. Emas semata wayang itu disum­bangkan empat pedayung yang turun di nomor rowing ja­rak 2.000 meter dengan jenis lom­ba Lightweight Men Four (LM4-).

Keempat atlet itu; Budi Aji Agus/Yakin Muhad/Irham/Lakiki Mochammad Ali Darta yang mencatat waktu tercepat enam menit 16,86 detik. Disusul, tim dayung Vietnam (Tran Dang Dung/Vu Dinh Quyen/Nguyen Van Son/Nguyen The Pong) yang mencapai enam menit 20,45 detik. Di posisi ketiga di­pe­gang tim Thailand (Sajja He­am­hern/Porntawat Inlee/Chan­narong Pholkaew/Leam Kang­nokg) yang mencatatkan waktu enam menit 27,93 detik.

Seusai pertandingan, Agus me­ngaku puas mampu menyum­bang emas pertama di nomor ini.

“Perjuangan teman-teman sung­guh luar biasa. Hasilnya sesuai yang kita harapkan yaitu medali emas. Kita sudah prediksi mengantongi emas di nomor ini, karena kita kuat di nomor LM4,” ujar Agus.

Dia juga berjanji akan tampil maksimal bersama delapan atlet Indonesia lainnya yang akan tu­run di nomor men cox eight (M8+) Kamis (17/11) siang un­tuk kembali menambah pundi-pundi emas di cabang ini.

Sementara itu, para suporter Indonesia yang setia memberi dukungan kepada atlet dayung kecewa setelah tim tuan rumah hanya mampu meraih satu me­dali emas, satu perak dan satu pe­runggu dari lima nomor final ro­wing 2000 meter.

“Wah.. kalah maning-kalah ma­­ning,” ujar segerombolan re­ma­ja, sambil bergegas mening­gal­kan tempat pertandingan.

Mereka datang ke Situ Cipule dengan membawa berbagai alat musik seperti calung dan drum band untuk memberi semangat ke­­pada tim Indonesia. Sayang, ha­­sil atlet tuan rumah kurang mem­­banggakan. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya