Berita

Boaz Salossa

Olahraga

Manfaatkan Home Terakhir

Indonesia vs Iran
SELASA, 15 NOVEMBER 2011 | 08:02 WIB

RMOL. Kekalahan atas Qatar 0-4 telah membuat Indonesia resmi masuk kotak dari persaingan Pra Piala Dunia zona Asia 2014. Kendati demikian, tim me­rah putih tetap mencoba bersema­ngat untuk meraih poin mela­wan Iran, pada duel di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta ma­lam ini.

Hingga saat ini, Iran berada di puncak klasemen sementara grup E dengan delapan poin. Se­baliknya Indonesia, jadi ju­ru­kunci tanpa sebiji pun poin.

Terakhir, Indonesia takluk dari Qatar 0-4 di Doha 12 No­vem­ber lalu. Kekalahan itu mem­buat suara publik kian ken­cang untuk meminta pela­tih Wim Rijsbergen agar mele­takkan jabatannya. Sayang, Wim tidak hadir untuk diminta konfirmasinya pada jumpa pers kemarin di Jakarta, deng­an alasan kurang enak badan.

“Indonesia akan mencoba un­tuk tidak kalah, minimal men­curi satu angka. Tak bi­sa ti­dak, karena par­tai ini meru­pakan home terakhir tim Me­rah Putih,” kata asisten pelatih Indo­nesia Liestiadi.

Duet Nigeria yang baru di­naturalisasi, Victor Igbonefo dan Greg Nwokolo tidak ditu­runkan saat melawan Qatar. Belum jelas pula apakah nanti malam kembali mereka akan diturunkan.

“Kami tak bisa menurunkan mereka karena masalah admi­nistrasi yang kurang. Mudah-mudahan bisa bermain pada laga esok, karena PSSI sedang mengurusi surat-suratnya,” tan­dasnya.

Sedang Iran, tetap mencoba merendah walau di atas kertas lebih diunggulkan. Tim Mullah akan mengandalkan Javad Ne­kounam yang memperkuat tim La Liga, Osasuna yang pasti­nya akan sulit diatasi Indo­nesia.

Menurut Javad, partai away umumnya selalu menyulitkan. Terbukti, 11 November lalu Iran tertahan Bahrain 1-1, bah­kan saat melawan Maladewa di babak sebelumnya, tim Mullah hanya menang 1-0.

“Walau begitu tekad untuk menang tetap kami canangkan. Kalau terjadi, berarti kami lo­los ke babak berikut dan partai ter­akhir tidak akan terlalu ber­pe­ngaruh,” kata Nekounam.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya