Tim nasional (timnas) U-23 Indonesia
Tim nasional (timnas) U-23 Indonesia
RMOL. Tim nasional (timnas) U-23 Indonesia akan berusaha memainkan serangan yang efisien dan bervariasi untuk mengantisipasi kokohnya lini belakang Singapura pada penyisihan Grup A cabang olahraga SEA Games XXVI di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta siang ini.
Pelatih Rahmad Darmawan suÂdah meÂnyiapkan formula untuk bisa melemahkan lini belakang laÂwan, terutama kombinasi saat menyerang dan bertahan.
“Singapura memiliki serangan balik yang berbahaya, mereka biÂsa melakukan serangan dengan ceÂpat. Jika pemain kita lengah bisa berÂbahaya dan bisa jadi buÂmeÂrang buat kita,†ungkap RahÂmad di Jakarta, kemarin.
Singapura selalu menemÂpatkan tiga striker di depan. Jika bertahan, dua pemain gelandang kanan kiri tim The Young LiÂon ini akan turun membantu tÂiga peÂmain belakangnya. “Itu tenÂÂtu sangat berbahaya. Kita haÂrus sabar menanti kesemÂpatan unÂtuk bisa menyerang, jangan samÂpai anak-anak terpanÂcing dengan jebakan lawan,†ujar coach RD.
Diakui RD, Singapura bukan tim lemah. Terbukti, anak-anak asuh Slobodan Pavkovic mampu meraih satu poin kala berhadaÂpan dengan Malaysia dan meraih poin penuh saat berhadapan deÂngan Kamboja.
“Kami akan menghadapi tim yang berbeda, dalam segala hal. Lini belakang mereka kuat. SelaÂin postur tubuh yang tinggi, peÂmaÂin belakang mereka juga saÂngat disiplin,†kata RD.
Untuk striker, RD melihat komÂbinasi Titus Bonai, Patrich WangÂgai maupun Yongki AriboÂwo cukup menjanjikan. “Saya akan turunkan pemain paling fit,†jelasnya.
Sementara itu pelatih SingaÂpura, Slobodan Packovic mengÂakui, cukup sulit bagi anak asuhÂnya untuk mendapat hasil makÂsimal dari Indonesia. Selain seÂbaÂÂgai tuan rumah, IndoÂnesia tamÂpil dengan kekuatan mengejutkan.
“Indonesia bisa saya bilang tim terbaik di ajang SEA Games kali ini. Saya sudah lihat saat tim Anda melumat Kamboja 6-0,†kata Slobodan Packovic.
Tapi, Indonesia jangan terbuai oleh pujian mematikan ini. KaÂrena, bisa saja, Indonesia diberi kesempatan menyerang, tapi SiÂngapura menunggu saat tepat unÂtuk mencuri poin.
Packovic juga menyesalkan keputusan panitia peÂnyelenggara SEA Games (InaÂsoc) yang meÂnentukan jadwal pertandiÂngan pukul 14.00 WIB. PasalÂnya, suhu panas akan menjadi masalah besar bagi timnya dan mungkin juga bagi Indonesia.
“Saya tidak tahu alasan kenapa main jam dua siang. Saya yakin semua tim akan mengalami maÂsalah serius kalau tampil pada saat demikian,†ujarnya. Jadi, kaÂlau semua tim merasakan hal yang sama, lalu masalah apa? [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
UPDATE
Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59
Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36
Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19
Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59
Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33
Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12
Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50
Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25
Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10
Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54