Berita

ka­rate SEA Games

Olahraga

Karate Waspadai Vietnam & Malaysia

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 | 08:00 WIB

RMOL. Indonesia be­nar-benar siap tempur me­nyong­song ajang ka­rate SEA Games 2011 yang akan dipen­tas­kan 12-14 No­vember mendatang di Stadion Tenis Ind­oor Jakarta. Kendati demi­kian, Vietnam dan Malay­sia masih menjadi ancaman un­tuk merebut medali emas ter­ba­nyak.

Demikian dikatakan Ketua Panitia Pelaksana Karate SEA Games Lumban Sianipar di Ja­karta, kemarin. Menurut Lum­ban, kedua negara itu meru­pa­kan lawan berat sebab mereka adalah dua negara terbanyak peraih emas SEA Games 2009 di Laos.

“Mereka masih jadi anca­man besar buat karate Indo­nesia. Meski begitu Indonesia optimis mampu merebut tujuh emas, yang berarti menjadi pe­raih emas terbanyak di cabang tersebut,” kata Lumban.

Indonesia hanya berada di uru­tan ketiga pada saat itu de­ngan meraih tiga emas, tiga pe­rak dan enam pe­rung­­gu.

Tiga emas di­raih melalui Fai­zal Zai­nud­din di nomor ka­ta per­ora­ngan putra, kata beregu putra, dan Umar Syarif di kelas 84+.

Mereka juga masih menjadi andalan untuk mempertahan­kan emas di SEA Games ke 26. Khusus Umar Syarif, ajang ini merupakan SEA Games yang ter­akhirnya.

“Usianya memang sudah 34 tahun. Namun Umar masih me­­nyatakan kesanggupannya sekali lagi untuk berlaga di SEA Games dan dia bilang ini yang terakhir,” kata Humas For­ki Jaya Kirana Lubis.

Untuk SEA Games kali ini karate akan diikuti 124 peserta dari 10 negara, yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Myanmar, Laos, Vietnam, Bru­nei Darussalam, Timor Leste, dan Indonesia. Kamboja tidak ikut karena hingga kemarin ti­dak juga mengirimkan daftar na­ma atletnya.   [Harian Rakyat Merdeka] 


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya