Berita

SEA Games

Olahraga

Jurnalis Asing Kebingungan

MPC di Jakarta dan palembang Belum Maksimal
KAMIS, 10 NOVEMBER 2011 | 08:06 WIB

RMOL. Satu hari jelang pembukaan SEA Games 2011, Main Press Center (MPC) yang terletak di Gedung Piramida, KONI Pusat, Jakarta, belum ada tanda-tanda kesiapan.

Padahal para wartawan asing peliput SEA Games sudah mulai berdatangan. Mereka kebingungan.

Berdasarkan pantauan Rakyat Merdeka, ruangan MPC yang seluas 20 meter nyaris tidak ada kegiatan. Yang terlihat ha­nya, pe­tugas pemandu atau liai­son offi­cer (LO). Di dalamnya ada tiga rua­ngan d­i­antaranya ruangan ter­tutup untuk meeting dan press con­ference.

Di ruangan terbuka, berderet bang­ku, meja dan sembilan prin­ter yang disediakan  panitia SEA Games 2011 (INASOC) untuk  para jurnalis. Namun sa­yangnya, satu hari jelang pem­buka­an, MPC belum dapat digu­na­kan. Komputer be­lum tersedia, be­gitu juga di ma­sing-masing me­ja be­lum dialiri listrik.

Saat ini sudah banyak jurnalis asing berdatangan dan mereka kesulitan mencari stop kontak untuk mencharge handphone dan laptop.

“Duh, di mana saya men­char­ge handphone dan laptop, tak ada listrik,” ujar war­tawan asal Ma­ laysia sembari menanya­kan ke­pada beberapa wartawan yang ada dalam ruangan MPC.

Hal sama juga dikeluhkan sa­lah seorang wartawan asal Si­nga­pura. Dia mengeluhkan ba­nyak jalan yang tidak rata dan ti­dak bagus pada saat menuju ve­nue pertandingan.

“Seharus­nya venue sudah siap dua bulan atau paling tidak se­bulan sebe­lum SEA Ga­mes, termasuk MPC nya,’’ tutur jurna­lis yang enggan disebut namanya itu.

Selain itu, kamera pengawas (CCTV) pun belum terpasang. Terlihat kabel-kaber penghu­bung CCTV masih terlihat meng­­gan­tung di pinggir tembok.

Dilihat dari luas ruangan yang disediakan INASOC, sepertinya tidak bisa menampung warta­wan.

Kondisi serupa juga terlihat di MPC Palembang di lantai 5 Ge­dung Bank Sumsel­-Babel, Pa­lembang. Dalamnya, masih be­lum memiliki fasilitas apa­ pun. Hanya tampak kursi-kur­si kantor yang dipasang ber­jejer.


Tunggo 300 Laptop

Direktur Media and Broadcas­ting INASOC, Linda Wahyudi menyatakan, sampai saat ini pengoperasian MPC belum bisa maksimal karena terkendala pengadaan laptop. Rencananya, akan ada 300 laptop dari sponsor yang dipasang pada tiap meja kerja wartawan.

“Yang jadi masalah, laptop itu belum dilengkapi aplikasi-apli­kasi. Jadi harus dipersiapkan de­ngan baik,’ katanya.

Karena MPC di Jakarta yang ter­letak di Gedung Piramid, Se­nayan, belum siap pakai, warta­wan asing terpaksa menumpang di ruangan lantai dua Gedung KONI Pusat.

“Mereka bilang enggak ada masalah karena juga ada hot­spot di sana. Untuk meja, mere­ka pinjam,” kata Linda.

Menanggapi hal tersebut, Ke­tua Harian INASOC, Rach­mat Go­bel yang ditemui di tem­pat ter­pisah mengaku hingga saat ini memang masih terdapat bebe­rapa kekura­ngan. Termasuk, per­siapan venue, maupun fasilitas pendukung lain­nya seperti MPC. Tapi, bos Pana­sonic itu yakin jika semuanya akan siap dalam dua hari ini.

“Pasti bisa selesai semuanya. Para pekerja, baik di venue mau­pun yang menyelesaiakan fini­sing di MPC berkerja siang-ma­lam, jadi pasti selesai tepat wak­tu,” ujar Rachmat, di Hotel Sul­tan, Jakata, kemarin.

Lanjutnya, seluruh venue di Jakarta dipastikan sudah bisa di­pa­kai untuk pertandingan, meski ada beberapa yang masih dalam proses finishing.

“Ada beberapa venue yang masih dalam tahap pemasangan pa­pan skor (score board), me­mang rada telat karena barang­nya baru tiba di lokasi (venue),” tegas Rachmat.

Sementara itu, ruang ma­­kan di Wisma Atlet SEA Ga­mes, Pa­lem­bang masih perlu pem­be­nahan, terutama sekitar area ter­sebut.

Ketua Umum KONI Pusat yang juga Ketua Umum INA­SOC, Rita Subowo membenar­kan memang ruang makan masih perlu pembe­nahan.

“Pembena­han tersebut di­per­lukan karena masih ada keluhan dari atlet pe­ser­ta pesta olahraga se-Asia Teng­gara itu, yang mem­per­ma­sa­lahkan areal ruang ma­kan belum sesuai harapan,” kata Rita se­u­sai meni­jau lokasi yang di­dam­pingi Gu­bernur Sumsel H Alex Noerdin, Ketua Umum KONI Sum­sel, H Mud­dai Ma­dang dan pengurus KONI lain­nya.  [Harian Rakyat Merdeka] 


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya