Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Nancy Huff: Tindouf Jadi Afghanistan Baru

SENIN, 07 NOVEMBER 2011 | 17:40 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Kamp Tindouf di baratdaya Aljazair tampaknya benar-benar menjadi persoalan baru bagi kawasan Afrika Utara dan dunia pada umumnya menyusul penculikan aktivis kemanusiaan Eropa beberapa waktu lalu. Dua pekerja kemanusiaan dari Spanyol dan seorang dari Italia diculik kelompok Polisario yang sejak pertengahan 1970an menguasai kamp itu. Hingga kini, kelompok penculik belum melepaskan tahanan mereka.

"Saya tidak terkejut dengan penculikan itu. Saya telah ingatkan aktivis kemanusiaan bahwa ada kamp Al Qaeda di kawasan itu," ujar Nancy Huff, ketua NGO asal Amerika Serikat, Teach the Children International, kepada CBS akhir pekan lalu (Jumat, 4/11).

Dia juga menyebut kawasan di sekitar Tindouf berpotensi menjadi Afghanistan baru.

Adalah jaringan Al Qaeda di Afrika Utara atau AQIM yang dalam beberapa tahun terakhir ini kerap melakukan aksi penyerangan terhadap warga negara asing yang melintasi kawasan itu. Menurut Nancy Huff, aktivis AQIM dan Polisario bekerja sama dalam aksi penyerangan dan penculikan tersebut. Sejak terorisme yang disponsori AQIM dan Polisario merebak di kawasan itu, Teach Children Internasional menghentikan semua aktivitas kemanusiaan mereka di Afrika Utara.

Nancy Huff juga menuding Aljazair sebagai pihak yang harus ikut bertanggung jawab terhadap persoalan keamanan yang dipicu aktivis AQIM dan Polisario. Ia juga meminta dunia internasional untuk mengawasi semua aktivitas di kamp Tindouf dengan ketat.

"Dunia internasional harus menyikap kasus penculikan ini dengan serius. Kalau dibiarkan keadaannya akan semakin memburuk," demikian Nancy. [guh]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

RI Dorong Status 742 Cagar Budaya Nasional Baru

Kamis, 03 September 2026 | 18:29

Di Forum Ekonomi Vladivostok, Prabowo Beberkan Alasan RI Tetap Jalankan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:23

BGN ‘Berdosa’ Jika Biarkan Korban Keracunan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:19

Profil Lionel Messi, Akhiri Karier Internasional dengan 125 Gol

Kamis, 03 September 2026 | 17:57

Prabowo Dorong Rute Langsung RI-Vladivostok untuk Perkuat Hubungan Ekonomi

Kamis, 03 September 2026 | 17:43

Anggaran MBG 2027 Capai Rp232,876 Triliun

Kamis, 03 September 2026 | 17:40

Kemenkop Tegaskan Anggaran Rp103 Miliar Bukan untuk Podcast

Kamis, 03 September 2026 | 17:35

Mantan Pemain Timnas Iwan Setiawan Meninggal Dunia, Ini Jejak Kariernya di Sepak Bola Indonesia

Kamis, 03 September 2026 | 17:25

IHSG-Rupiah Kompak Cerah Hari Ini

Kamis, 03 September 2026 | 17:23

Demo Kantor Agrinas Diduga Ditunggangi Oknum

Kamis, 03 September 2026 | 17:08

Selengkapnya