Berita

SEA Games 2011

Olahraga

6 Kapal Disiapkan Jadi “Penginapan Terapung”

Krisis Penginapan SEA Games, TNI Kirim Kapal Perang
RABU, 02 NOVEMBER 2011 | 04:43 WIB

RMOL.Mengantisipasi krisis kamar saat digelarnya SEA Games 2011 di Palembang, panitia menyiapkan enam kapal laut sebagai hotel terapung.

Penggunaan  kapal laut itu dilakukan setelah Indonesia SEA Games XXVI Organizing Com­mitte (INASOC) bekerja­sama dengan Artha Graha Peduli se­laku penyedia penginapan ter­apung.

Pendiri Artha Graha Peduli, Tomy Winata menyatakan kerja­sama ini untuk mengurangi jum­lah pengguna hotel. Karena, IN­A­SOC masih kekurangan ka­mar  untuk menampung konti­ngen dalam dan luar neger.

“Penginapan terapung ini be­ru­pa satu buah kapal Roll-on Roll-off dan satu kapal lainnya. Kapal tersebut telah bebera­pa kali digunakan dalam rangka kegiatan kemanusiaan seperti ben­cana gempa Aceh dan Sail Ban­da beberapa waktu lalu, se­hingga siap pakai,” kata Tomy Wi­nata di Kantor INASOC, Se­nayan, Jakarta, kemarin.

Pada kesempatan sama, Ketua Umum KONI Pusat/KOI seka­li­gus Ketua Umum INASOC, Ri­ta Subowo menyatakan, dua kapal ter­sebut menjadi solusi yang unik sekaligus bisa menam­pung ke­kurangan kamar yang ada.

“Penggunaan kapal sebagai tem­pat penginapan terapung sen­diri pernah dilakukan di Olim­piade Athena 2004,” ujar Rita.­

Menurutnya, saat ini INASOC masih kekurangan sekitar 280 kamar untuk delegasi teknik baik lokal maupun internasional. De­ngan adanya, tambahan dua ka­pal, akan menutupi sekitar 400 kekurangan kamar, terutama saat acara opening yang akan diban­jiri delegasi peserta SEA Games. Sebelumnya INASOC juga dapat pinjaman dua kapal dari PELNI.

Kekurangan ka­mar, kata Rita, terjadi karena penambahan jumlah delegasi yang di luar per­kiraan panitia, termasuk awak me­dia. Katanya, media peliput SEA Games yang tadinya diper­kirakan akan dihadiri 1.000 orang, jumlahnya membengkak menjadi 2.500 orang. Sementara stasiun penyiaran yang tadinya di­perkirakan diikuti 15 stasiun tv lo­kal dan internasional, jumlah­nya juga membengkak menjadi 31 media penyiaran.

Kapalnya sendiri, lanjut Rita, akan berangkat dari Jakarta ke Palembang pada 5 November  dan tiba 7 No­vember. Selain mem­bawa pa­nitia, kapal juga  mem­bawa api SEA Games.

Sebelumnya, Tentara Nasional In­donesia (TNI) juga menyiap­kan dua kapal perang untuk me­nampung atlet dan official SEA Games. Rencananya,  Kamis (3/11) dua kapal yang dipinjam dari Mabes TNI itu akan dikirim dari Jakarta.

“Rencananya 3 November nan­ti kapal sudah mulai kami be­rangkatkan,” kata Panglima TNI Laksamana TNI Agus Su­har­tono, saat tinjauan venue SEA Games di Jakabaring, Palembang.

Agus Suhartono menjelaskan, dua kapal perang tersebut senga­ja didatangkan untuk mena­mpung atlet dan offisial yang tak mendapat penginapan.

“Bila penginapan di darat, baik hotel, wisma, atau lainnya sudah tidak ada lagi, kami siap mengirim kem­bali kapal perang sesuai de­ngan kebutuhan,” sam­bungnya.

Di tempat terpisah, Pemerin­tah Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan kebijakan Kawasan Dilarang Merokok (KDM) di sejumlah titik. Tempat yang pa­ling utama gedung pertandingan, hotel tem­pat penginapan atlet dan pusat perbelanjaan atau mal.

Hal itu ditegaskan Kepala Bi­dang Penegakan Hukum Badan Pengelola Lingkungan Hidup Dae­rah (BPLHD) DKI Jakarta, Ridwan Pandjaitan di Jakarta, ke­marin. Menurutnya, KDM ju­ga diberlakukan di beberapa ne­gara setiap menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar Asia Teng­gara tersebut.

“Pemprov DKI bersama pe­nge­lola gedung berkomitmen me­ne­rapkan KDM. Mereka (pe­nge­lola gedung) telah menerap­kan per­aturan tersebut,” kata Ridwan.

Dia berharap komitmen dari pe­ngelola gedung untuk me­nyuk­seskan kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Gubernur No­mor 88 Tahun 2010 tentang Ka­wasan Dilarang Merokok (KDM) itu.

Imbauan larangan merokok akan dipasang melalui spanduk yang dipasang di setiap tempat. Lokasi-lokasi KDM adalah 24 venue, 28 hotel tempat konti­ng­en menginap dan 65 pusat per­belanjaan atau mal.

“Pemprov DKI juga telah me­nyiagakan 80 petugas yang ber­koordinasi dengan pengelola ge­dung untuk mengawasi penera­pan KDM,” ungkapnya.

Ridwan menambahkan, lara­ngan merokok ditujukan bagi se­mua orang yang terlibat dalam per­helatan SEA Games di anta­ranya atlet, wasit, official, serta penonton. [rm]



Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya