Berita

Sebastian Vettel

Olahraga

Vettel Edan di Trek Anyar

GP India
SENIN, 31 OKTOBER 2011 | 06:24 WIB

RMOL. Biarpun sudah memastikan juara dunia Formula Satu musim ini, Sebastian Vettel rupanya belum puas. Di balapan perdana GP India, driver asal Jerman itu kembali terdepan.

Start dari pole position, pem­balap Red Bull itu tampil beri­ngas dengan memimpin sepan­jang balapan di Sirkuit Buddh, kemarin.

Salip menyalip antara Jeson But­ton (McLaren) dengan Fer­nan­do Alonso (Ferrari) juga ter­ja­di se­lepas start. Button yang mem­balap dari posisi keempat lang­sung bisa melewati Alonso dan Mark Web­ber (Red Bull) untuk menduduki posisi di belakang Vettel.

Meski sepanjang balapan But­ton berusaha terus memangkas jarak dari juara dunia F1 termuda itu, namun, Vettel terlalu jauh un­­tuk dikejar hingga balapan ber­akhir. Di sirkuit anyar ini, cu­kup menarik menyaksikan salip menyalip antarpembalap yang bia­sanya jarang terjadi.

Di Buddh International Cir­cuit, trek lurus panjang membuat pe­nik­mat F1 disuguhkan aksi over­taking para pembalap. Bahkan se­jumlah tikungan pun menjadi tem­pat sejumlah pembalap mem­pertontonkan skill menyalipnya.

Alonso, Button, Vettel dan Le­wis Hamilton (McLaren) terlihat beberapa kali mengaktivasi Drag  Reduction System (DRS) untuk menyalip pembalap yang ada di de­pannya.

Saking menantangnya trek ini, Hamilton kembali terlibat per­se­teruan (senggolan) di atas lin­ta­san dengan rivalnya, Felipe Mas­sa (Ferrari).

Namun kali ini, Mas­­sa diang­gap bersalah oleh stewards kare­na tidak memberi­kan ruang ke­pada Hamilton. Mas­sa dikenai drive through penalty dan akhir­nya mengakhiri balapan lebih cepat karena  me­na­brak kerb di lap 33.

Sebelum balapan di mulai, semua pembalap F1 dan offisial me­nundukkan kepala menge­nang kematian pembalap Moto­GP, Marco Simoncelli yang me­ngalami kecelakaan fatal di GP Malaysia, tepat sepekan kemarin.

Bahkan, untuk mengenang Simoncelli Alonso mengenakan helm yang tertulis angka 58, no­mor motor milik Super Sic.   [rm]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya