Berita

Formula Satu

Olahraga

Duel Raba-raba

Formula Satu GP India
MINGGU, 30 OKTOBER 2011 | 05:07 WIB

RMOL. Untuk pertamakalinya Sirkuit Buddh International, India menjadi tuan rumah ajang balapan Formula Satu. Karena arena baru,  para pembalap akan saling raba-raba.

Selain itu, kendala yang diha­dapi di bala­pan Negeri Bolly­wood ini  adalah faktor debu dan angin.

Hal itu diakui juara dunia F1 musim ini, Sebastian Vettel yang membeberkan faktor alam beru­pa debu sulit diprediksi, sehing­ga menjadi tantangan tersendiri bagi setiap driver.

“Sirkuitnya sa­ngat berdebu, ter­utama jika ada mobil yang ke­luar dari linta­san balap. Jika ada mobil di de­pan keluar jalur linta­san, mobil di belakangnya akan menerima pasir yang beterbang­an. Kondisi ini sangat tidak mu­dah,” kata Vettel.

“Mobilku dapat mengikuti rit­me sirkuit ini dan cukup baik di lintasan lurus. Sirkuitnya me­nan­tang dan aku harus fokus untuk mendapatkan hasil terbaik di sini,” ujar pembalap Red Bull Racing ini.

Sementara itu, driver senior Mi­­chael Schumacer juga menge­luhkan permasalahan debu yang tiada hilang di Sirkuit anyar ter­sebut. Bahkan, peraih juara du­nia tujuh kali ini juga me­nya­takan, debu dapat membuat lin­tasan menjadi sangat licin dan mem­buat para pembalap kehi­la­ngan keseimbangan.

“Debu tidak akan pernah dapat dibersihkan secara total sehingga lintasan bakal sangat licin. Kon­disi ini akan menyulitkan peba­lap untuk menyalip” kata Schu­mi, sapaan Schumacer.

Meski banyak debu, sirkuit anyar ini dinilai cukup baik. Ha­nya, debu yang membuat arena menjadi licin saja yang menjadi tantangan tersendiri ketika adu balap yang digelar hari ini.

Di sesi latihan bebas ketiga ke­marin, Vettel sukses menjadi yang tercepat dengan mengukir waktu yaitu satu menit 24.824 de­­tik. Diikuti, rival terdekatnya pembalap McLaren, Jenson Button dengan selisih 0,367 detik. Ke­mudian, di posisi ketiga, ditem­pati kolega Vettel, Mark Webber, dengan selisih waktu 0,379.

Di balapan nanti, Button yakin tata letak Sirkuit Internasional Buddh akan menjadi dorongan yang bagus untuk McLaren me­raih kemenangan akhir pekan ini. Menurutnya, desain sirkuit ini hampir menyerupai Sirkuit Spa-Francorchamps di Belgia dan Suzuka di Jepang, sirkuit-sirkuit berkecepatan tinggi yang membuat McLaren bisa tampil luar biasa di musim ini.

“Dalam hal cara Anda menye­tel mobil, saya bisa katakan sir­kuit ini lebih seperti Spa dan Su­zuka dibandingkan Singapura atau Korea,” ujar Button seperti dilansir Autosport.

Button mengatakan, dia gem­bira dengan arah yang diambil timnya setelah melakukan uji co­ba simulator sirkuit tersebut. Dan penjelajahan lintasan untuk per­tama kalinya itu membuatnya me­rasa sangat tertarik dengan akhir pekan ini.

“Saya mengemudi selama 80 lap di simulator kami dan saya me­rasa nyaman dengan arah se­te­­lan kami. Saya juga menyukai lintasannya, tetapi melihatnya secara nyata sangat bagus, jadi ini seharusnya akan sangat me­nyenangkan,” ungkap pembalap asal Inggris Raya itu.   [rm]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya