Berita

karate

Olahraga

Target 7 Emas Tidak Berubah

Tim Karate SEA Games
JUMAT, 28 OKTOBER 2011 | 03:00 WIB

RMOL.Target tujuh medali emas yang diusung Pengurus Besar Fe­derasi Olahraga Karate-do In­donesia (PB Forki) pada SEA Ga­mes 2011 tidak berubah.

“Target tidak berubah, secara perhitungan rasional, kami bisa memperoleh tujuh emas seperti ditargetkan dari awal,” kata Ke­tua Umum PB Forki Hendar­dji Soe­pandji di sela-sela pertandi­ngan simulasi para atlet pelatnas karate di Senayan, Jakarta, kemarin.

Menurutnya, jumlah tujuh me­dali emas bisa didapat atas dasar perhitungan kondisi tim saat ini. Target tujuh medali emas itu di­perkirakan didapat dari nomor Kata beregu putra dan putri, serta Kumite perorangan putra.

Dikatakannya, pada SEA Ga­mes 2009 lalu di Laos, Indonesia mendapatkan tiga medali emas, dan itu kompetisi berlangsung di luar negeri.

“Di Laos lalu seharusnya kami bisa mendapat empat emas, dan itu kondisi real,” katanya.

Selain faktor tuan rumah, yang menjadi perhitungan real perole­han medali emas karena karate In­donesia juga sudah teruji me­ngikuti delapan kompetisi di event internasional dan men­du­duki peringkat ketiga dunia se­te­lah meraih dua emas di kejua­ra­­an dunia.

“Bahkan kami di kejuaraan dunia lalu meraih dua emas dan berada di peringkat tiga, meng­ungguli Jepang dan Iran. Selain itu kami juga sudah menjalani TC (training camp) di Jakarta se­lama dua tahun,” katanya lagi.

Pada kesempatan sama, Hen­dardji berjanji akan memberikan bonus deposito Rp100 juta bila sukses membawa pulang medali emas di SEA Games 2011. Bo­nus tersebut diberikan untuk me­nambah suntikan moral kepada atlet.

Dengan demikian, selain pun­di-pundi karateka yang bisa me­raih emas dipastikan akan besar karena pemerintah juga bakal menggelontorkan bonus kepada para peraih medali SEA Games. “Bonus deposito tersebut akan di­berikan oleh Bank Mayapada,” ungkapnya. [rm]



Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya