Berita

megawati soekarnoputri/ist

Taufik Boleh Ngomong, Tapi Akar Rumput Menanti Mega

RABU, 26 OKTOBER 2011 | 15:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Sistem di tubuh PDI Perjuangan sangat bergantung pada figur Megawati Soekarnoputri. Meskipun Ketua Dewan Pertimbangan Pusat Taufik Kiemas menyatakan saatnya kaum muda partai maju ke arena pemilihan presiden 2014, tapi suara Mega-lah yang paling dinanti saat ini oleh akar rumput.

"Pernyataan Taufik Kiemas bisa jadi memunculkan banyak nama baru termasuk Puan Maharani. Tapi kalau ditanyakan ke daerah, mereka pasti sebut Ibu Mega (untuk Pilpres)," ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Masinton Pasaribu kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu siang (26/10).

Dia akui banyak anak muda di PDIP yang pantas masuk bursa calon presiden. Dengan menyebut sejumlah nama yang dia minta tidak dipublikasikan, dia yakin bahwa mereka punya kualitas dan pengalaman politik yang mapan. Tapi Masinton tegaskan lagi bahwa mekanisme penentuan calon presiden PDIP sangat berbeda dengan partai-partai lain.


"PDIP ini unik, mekanisme untuk calon (presiden) harus melalui ketua umum. Itulah keunikan dan tradisi yang sudah dibangun. Sistem demokrasi terpimpin di PDIP. Suara akar rumput didengarkan oleh Ketua Umum dan suara Ibu Mega adalah suara akar rumput. Ini persoalan loyalitas yang kuat," tegasnya.[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya