Berita

Gorbachev/ist

Gorbachev: Amerika Serikat Seperti Uni Soviet Menjelang Bubar

RABU, 26 OKTOBER 2011 | 13:00 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Gelombang demonstrasi yang terjadi di sejumlah kota di Amerika Serikat mengingatkan Mikhail Gorbachev pada saat-saat menjelang kehancuran Uni Soviet di tahun 1991.

Berbagai gelombang demonstrasi di negeri Barack Obama itu diawali dari pusat keuangan di Wall Street, Manhattan, New York, sejak hampir dua bulan lalu. Demonstrasi yang dimotori kelompok pemuda, buruh dan pekerja sektor informal ini bertujuan melawan ketamakan korporasi.

Menurut Gorbachev dalam kuliah umum di Lafayette College pekan lalu, seperti dikutip Tehran Times (Rabu, 26/10), kalangan bisnis dan pemilik modal ingin menjadikan AS sebagai emporium global. Sementara kelompok masyarakat AS lainnya, termasuk yang berdemonstrasi di Manhattan, tengah menawarkan masa depan alternatif.


"Bank besar dan perusahaan besar masih memberikan bonus besar untuk bos mereka. Apakah mereka mengalami? Saya percaya, Amerika membutuhkan perestroikan," ujar Gorbachev yang merupakan presiden terakhir Uni Soviet itu.

Bersama glasnot yang berarti keterbukaan, perestroika yang berarti restrukturisasi khusunya dalam bidang kebijakan politik ekonomi adalah terminologi yang digunakan Gorbachev di saat Soviet menghadapi masa-masa sulit. Proses perubahan Uni Soviet dipercepat oleh kudeta gagal yang dilakukan kelompok internal Partai Komunis Uni Soviet yang berkuasa saat itu pada Agustus 1991. Akhirul kalam, di bulan Desember 1991 Uni Soviet dibubarkan. Rusia menggantikan Uni Soviet, dan Boris Yeltsin mengambil tempat Gorbachev.

Terlepas akan seperti apa akhir dari gelombang kemarahan rakyat AS ini, apakah akan berujung pada kehancuran AS seperti Uni Soviet atau tidak, menurut Gorbachev AS membutuhkan sesuatu yang drastis. [guh]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

RI Dorong Status 742 Cagar Budaya Nasional Baru

Kamis, 03 September 2026 | 18:29

Di Forum Ekonomi Vladivostok, Prabowo Beberkan Alasan RI Tetap Jalankan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:23

BGN ‘Berdosa’ Jika Biarkan Korban Keracunan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:19

Profil Lionel Messi, Akhiri Karier Internasional dengan 125 Gol

Kamis, 03 September 2026 | 17:57

Prabowo Dorong Rute Langsung RI-Vladivostok untuk Perkuat Hubungan Ekonomi

Kamis, 03 September 2026 | 17:43

Anggaran MBG 2027 Capai Rp232,876 Triliun

Kamis, 03 September 2026 | 17:40

Kemenkop Tegaskan Anggaran Rp103 Miliar Bukan untuk Podcast

Kamis, 03 September 2026 | 17:35

Mantan Pemain Timnas Iwan Setiawan Meninggal Dunia, Ini Jejak Kariernya di Sepak Bola Indonesia

Kamis, 03 September 2026 | 17:25

IHSG-Rupiah Kompak Cerah Hari Ini

Kamis, 03 September 2026 | 17:23

Demo Kantor Agrinas Diduga Ditunggangi Oknum

Kamis, 03 September 2026 | 17:08

Selengkapnya