Berita

Dunia

Maroko Terpilih Sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB untuk Kali Ketiga

MINGGU, 23 OKTOBER 2011 | 21:55 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Bersama Pakistan, Togo dan Guatemala, Maroko terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2012-203. Bagi Maroko, ini adalah kali ketiga duduk di kursi anggota tidak tetap DK PBB. Dua periode sebelumnya adalah 1963-1964 dan 1992-1993.

Maroko berhasil mengalahkan dua negara tetangga, Togo dan Mauritania, dengan mudah dalam pemilihan putaran pertama. Sementara Guatemala tidak mendapatkan perlawanan sama sekali dari negeri-negeri di kawasan itu. Adapun Pakistan mengungguli Kyrgyzstan untuk menduduki jatah kursi Asia.

Untuk bisa menduduki kursi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB sebuah negara harus mengantongi minimal 129 suara dalam pemilihan. Maroko memperoleh 151 suara dalam putaran pertama. Adapun Togo yang sama-sama dari Afrika akhirnya menyusul ke Dewan Keamanan setelah memperoleh 131 suara dalam putaran kedua. Sementara Pakistan memperoleh 129 suara.

Menteri Luar Negeri Maroko Taieb Fassi Fihri usai pemilihan hari Jumat lulu (21/10) mengatakan negaranya berhasil memperoleh kepercayaan untuk duduk di kursi DK PBB kendati beberapa negara Afrika berusaha untuk menggagalkan pencalonan negeri itu. Maroko adalah salah satu pendiri Uni Afrika pada dekade 1960an. Namun di dekade 1980an, Maroko meninggalkan Uni Afrika setelah organisasi itu mengakui kebedaraan Republik Demokratik Arab Sahrawi yang didirikan kelompok pemberontak Polisario dengan dukungan Aljazair dan Libya.

Maroko merupakan salah satu negara Afrika dan Arab yang aktif dalam berbagai operasi menjaga perdamaian yang disponsori PBB, termasuk di sejumlah negara Afrika yang dilanda konflik seperti Pantai Gading dan Konggo, juga di negara-negara kawasan lain seperti Kosovo, Bosnia dan Herzegovina. Peran serta Maroko yang terbilang aktif inilah yang membuat negeri itu telah diperkirakan sebelumnya untuk menang mudah dalam pemilihan DK PBB.

"Kami merasa sangat terhormat mendapatkan kepercayaan dari tetangga kami di Afrika terlepas dari perbedaan yang ada dan upaya untuk mengeluarkan kami dari pemilihan," ujar Taieb Faassi Fihri.

"Hari ini mayoritas negara Afrika memutuskan untuk memperlihatkan solidaritas mereka pada Maroko, dan memberikan kepercayaan dengan mendukung Maroko," demikian Menlu Taieb Fassi Fihri. [guh]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya