Berita

Markis Kido/Hendra Setiawan

Olahraga

Kido/Hendra Beri Indonesia Harapan

Denmark Terbuka 2011
MINGGU, 23 OKTOBER 2011 | 03:03 WIB

RMOL. Di saat para pebulutangkis Indo­nesia menjadi korban pemban­taian di ajang Denmark Terbuka Super Series Premier 2011, gan­da putra Markis Kido/Hendra Setiawan memberi harapan.

Kido/Hendra yang menempati unggulan ketujuh menjadi wakil Indonesia satu-satunya yang men­­capai babak semifinal. Juara Olim­­piade Beijing 2008 ini me­nang atas unggulan keempat Ko­rea Selatan, Ko Sung Hyun-Yoo Yeon Seong 15-21, 22-20 dan 21-19 di perempatfinal.

“Tadi kami berusaha pantang menyerah saja,” Ujar Kido me­ngenai kunci kemenangan atas ganda Korea yang dalam dua per­­temuan terakhir selalu meng­a­­lahkan mereka.

Di semifinal, Kido-Hendra su­dah ditunggu lawan yang lebih be­rat yaitu unggulan kedua asal Korsel lainnya, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae yang mengalah­kan pasangan China, Liu Xiao­long/Qiu Zihan 22-20 dan 21-18. Saat berita ini diturunkan, kedua­nya sedang bermain.

Dari delapan pertemuan sebe­lumnya dengan Jung/Lee, Kido-Hendra memenangi tiga di anta­ranya. Tapi, pada pertemuan ter­akhir dimenangi pasangan Kor­sel tersebut. “Kami akan berusa­ha yang terbaik,” tambah Kido soal pertarungan di semifinal tur­namen berhadiah total 400 ri­bu dolar AS tersebut.

Sementara itu, dua pasangan Indonesia lainnya yang berlaga di babak delapan besar gagal men­­capai semifinal. Mereka ada­lah ganda campuran Muham­mad Ri­jal/Debby Susanto dan gan­da pu­tri Anneke Feinya Agus­tin/Nitya Krishinda.

Rijal/Debby harus mengakui keunggulan pasangan nomor sa­tu dunia asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei yang mengalahkan mereka 11-21 dan 7-21. Pasang­an China itu hanya membutuh­kan waktu 26 menit untuk mem­bukukan kemenangan keempat mereka dari empat pertemuan dengan Rijal-Debby. Sedangkan, Anneke/Nitya ha­rus takluk dari unggulan perta­mas asal China Wang Xiaoli/Yu Yang dengan mudah 9-21 dan 14-21.  [rm]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya