Berita

sby/ist

SBY Resmikan Bandara Internasional Lombok

KAMIS, 20 OKTOBER 2011 | 23:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Presiden SBY meresmikan Bandara Internasional Lombok pagi tadi. Bandara Internasional Lombok dibangun sejak tahun 2005 lalu dengan luas 551,8 hektar.

Turut hadir dalam peresmian, Ibu Negara Ani Yudhoyono, sejumlah menteri KIB II, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua KEN Chairul Tandjung.

Bandara Internasional Lombok dibangun di atas lahan 551,8 hektar. 21 ribu meter persegi diantaranya dibangun untuk terminal, dan luas landasan pacu seluas  2.750 X 45 meter.


Bandara Lombok diset bisa didarati pesawat Air Bus 330 atau Boeing 767 dan mampu menampung sepuluh unit pesawat dengan kapasitas 3 juta penumpang per tahunnya.

Bandar Udara Internasional Lombok tepatnya berada di desa Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, atau sekitar 40 kilometer sebelah selatan kota Matara.

Sebelumnya, bandara sudah dioperasikan oleh Angkasa Pura I pada 1 Oktober lalu.

Pada Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan ekonomi Indonesia propinsi Nusa Tenggara Barat berada di koridor lima bersama Bali dan Nusa Tenggara Timur. Pembangunan bandara ini untuk menopang  program utama sebagai pintu gerbang pariwisata dan penyangga lumbung pangan nasional.

Pemerintah menargetkan pengoperasian Bandar Udara Internasional Lombok akan menjadi pintu masuk investiasi dan sehingga menjadikan kawasan di sekitar sana menjadi kawasan ekonomi baru bagi pengembangan pariwisata, utamanya pengembangan kawasan khusus ekonomi Mandalika Kabupaten Lombok Tengah sebagai wujud dari pengembangan MP32I.

Pembangunannya sendiri menelan biaya sebesar Rp 945,8 miliar. Biaya berasal dari PT Angkasa Pura I sebesar Rp 795,8 miliar, dari kas Provinisi NTB sebesar Rp 110 miliar dan kas pemerintah Kabupaten Lombok Tengah sebesar Rp 40 miliar.[arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya