Berita

Irene Kharisma Su­kandar

Olahraga

Santo Bekuk Irene

Indonesia Open Chess Championship
SABTU, 15 OKTOBER 2011 | 04:16 WIB

RMOL. Pecatur putri nomor satu In­donesia Irene Kharisma Su­kandar harus mengakui ke­he­batan lawannya yang me­ru­pakan pecatur top Indonesia, Su­santo Megaranto. Irene kalah dibabak kedua turnamen catur Indonesia Open Chess Championship (IOCC) 2011 di Jakarta, kemarin.

Dengan kemenangan terse­but Susanto bersama dua re­kannya sesama anggota Pelat­nas SEA Games, Tirta Chandra dan Kasmiran untuk sementara me­mimpin klasemen dengan poin sempurna dua poin dari dua babak.

“Awal permainan imbang, na­mun saya akhirnya menye­rah karena tidak melihat ada potensi. Lebih baik menyerah daripada harus menguras tenaga,” kata Irene.

Kekalahannya ini, lanjut Ire­ne, karena kesalahan yang di­buatnya pada langkah 19 yang membuat posisinya semakin ter­desak. Selain itu, dia juga me­ngakui bahwa Susanto me­miliki level di atasnya.

“Kalau Santo di level bawah sa­ya, mungkin saya bisa main­in taktik. Tetapi saya sudah ta­hu kelasnya dia,” ujar penyan­dang satu-satunya gelar GMW (Grand­master Wanita) Indone­sia yang memiliki elo-rating 2330 itu.

Di bagian putri, pecatur Pe­lat­nas SEA Games, Dewi Citra menjadi pecatur putri In­do­nesia yang meraih poin ter­ting­gi (2 poin) setelah di babak kedua di luar dugaan me­nak­lukan GM Cerdas Barus. Di babak ketiga, Dewi ditantang GM Paragua Mark (Filipina).

Sedangkan GMW Irene Su­kan­dar yang kalah dari Susanto mencoba bangkit untuk meng­hadapi GM putra Rogelio An­tonio (Filipina).

Kejutan juga terjadi di babak penyisihan kedua, pecatur asal Cina, Gu Xiaobing yang me­miliki elo rating 2341 dika­lah­kan pecatur cilik berumur 11 tahun asal Kazakhstan ber­na­ma Abdimalik Zhansaya (2030).

Pada pertandingan yang sa­ngat sengit itu, Zhansaya mem­butuhkan waktu tiga setengah jam untuk mengalahkan Xiao­bing.   [rm]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya